Tugas Akhir Sarjana
PERENCANAAN SISTEM DRAINASE KAWASAN
Kecamatan Larangan merupakan kecamatan yang berpemukiman padat penduduk yang memiliki lahan terbuka hijau yang sedikit. Kondisi topografi di kecamatan Larangan termasuk kategori landai dengan rata – rata kemiringan 0.0016 di ketinggian 18 m dpl.
Permasalahan yang terjadi pada sistem drainase di kecamatan Larangan yaitu terdapat genangan air, khususnya pada musim penghujan.
Pembahasan perencanaan drainase yaitu, debit eksisting saluran dan debit rencana saluran untuk mengetahui memenuhi syarat atau tidak memenuhi syarat penampang saluran tersebut.
Dari analisis saluran drainase dengan curah hujan periode ulang 5 Tahunan diperoleh debit saluran eksisting 43 m^3/dtk < Debit Rencana 81 m^3/dtk, sehingga drainase tersebut tidak dapat lagi menampung air hujan dan diperlukan penangannan.
Dari analisis 3 alternatif penangannan genangan yaitu: 1. Penambahan dimensi ulang dengan biaya sebesar Rp. 233,204,473,000, 2. Pemanenan air hujan dengan biaya sebesar Rp. 111,240,910,000 dan 3. Pembuatan kolam detensi dengan biaya sebesar Rp. 16,873,528,000.
Pemanenan air hujan dan pembuatan kolam detensi menjadi alternatif penanggulangan genangan atau banjir di kecamatan Larangan.
Tidak tersedia versi lain