Tugas Akhir Sarjana
PENENTUAN KEBIJAKSANAAN PERAWATAN OPTIMAL KETEL UAP PADA PUSAT PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP 400 MW PT KRAKATAU STEEL
Semakin lama perlalatan industri digunakan maka kondisinya cenderung mengalami penurunan kemampuan kerja yang berati pula penurunan efisiensi (degenerasi)sejalan dengan intensitas kerja yang dilakukan. ukuran penurunan ifiensi di sini adalah meningkatnya penggunaanbahan bakar dimana hal ini berkaibat langsung pada meningkatnya biaya operasi.
peralatan ketel uap sebagai jantung operasi pembangkit uap bertekanan tinggi sanagat menentukan berlangsungnya operasi pabrik-pabrik PT Krakatau Steel sehingga perlu di perhatikan lebih khusus.
untuk memperhatahankan kondisi yang siap di operasikan perlu di laksanakan tindakan perawatan yang dapat membuat efisiensi ketel normal kembali. tindakan perawatan yang dimaksud adalah pembersihan permukaan dinding ketel dari lapisan deposit yang terbentuk, yang dapat berbentuk kerak,jelaga dan zat-zat lainya.
model yanng diusulkan pada tindakan perawatan ini didasarkan pada kurva efisiensi ketel sebagai ukuran kenaikan biaya bahan baklar katel uap. tindakan operasi tidak di dasarkan pada lamanya operasi melainkan pada jumlah uap yang telah dibangkitkan.
tindakan perawatan ketel uap yang yang di usulkan tindakan akan mengganggu jalannya proses operasi karena selama dilakukan tindakan perawatan, operasi ketel digantikan oleh ketel lainya sehingga jumlah uap yang disyaratkan akan tetap terpenuhi.
pengembangan model kebijaksanaan perawatan yang diusulkan ada 2, yaitu :
1. kebijak sanaan dengan jumlah uap yang dibangkitkan diantara perawatan ketel uap adalah tetap.
2. kebijaksanaan pada jumlah uap yang dibangkitkan diantara perawatan ketel uap adalah tidak tetap.
hasil pengembangan moel kedua kebijaksanaan akan diperbandingkan dengan kebijaksanaan yang ada saat ini di PTLU 400MW PT Krakatau Steel, dimana kriteria pemilihanya adalah berdasarkan biaya total (biaya kenaikan bahan bakar dan biaya perawatan) minimum.
kebijaksanaan perawatan optimal ketel uap yang diusulkan adalah dengan model pengembangan kebijaksanaan perawatan kedua, dimana ketel uap telah membangkitkan uap seperti di bawah ini :
perawatan ketel produksi uap,m
uap ke (ton)
0 0
1 19179
2 34096
3 46882
4 57537
5 66061
6 74585
perawatan ketel uap di atas seluruhnya memberikan biaya operasi sebesar Rp.45.679.600,- dan kebijaksaan yang telah penghematan sebsar Rp.20.560.900,- dari kebijaksanaan yang telah diterapkan saat ini. harga ini termasuk besar dibandingkan dengan biaya yang sudah dikeluarkan
Tidak tersedia versi lain