Tugas Akhir Sarjana
PENGARUH SUHU DAN WAKTU PENGERINGAN PADA PROSES PEMBUATAN NORI DARI RUMPUT LAUT Eucheuma cottonii
Eucheuma cottonii adalah jenis rumput laut merah (Rhodophyceae) yang banyak
di jumpai di wilayah Indonesia. Eucheuma cottonii memiliki thalus dengan
permukaan licin, waktu hidup berwarna hijau hingga kuning kemerahan dan jika
kering akan berwarna kuning kecoklatan. Sebagai salah satu alternatif
pemanfaatannya, Euchema cottonii dapat diolah menjadi berbagai produk
diantaranya adalah nori. Nori adalah lembaran rumput laut yang dikeringkan
atau dipanggang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu dan suhu yang
tepat dalam pembuatan nori dari rumput laut Euchema cottonii. Penelitian dibagi
menjadi dua tahap yaitu penelitian pendahuluan dan penelitian utama. Penelitian
utama dilakukan dengan dua perlakuan yaitu suhu pengeringan (A) dan waktu
pengeringan (B). Analisis yang dilakukan pada penelitian ini adalah uji deskripsi,
uji fisik, penentuan rendemen dan analisis kadar air. Masing – masing perlakuan
memiliki tiga taraf, suhu pengeringan (A) terdiri dari a1 (55°C), a2 (60°C), dan a3
(65 °C) dan waktu pengeringan (B), b1 (18 jam), b2 (24 jam), dan b3 (30 jam).
Hasil rata- rata pada pengukuran panjang, lebar dan ketebalan adalah 27,913
cm, 19,334 cm, dan 0,0160 cm. Perhitungan rendemen rata- rata adalah 11,66%
dan hasil analisis kadar air rata - rata sebesar 12,18%. Berdasarkan pengamatan
dan analisis hasil tersebut nori yang terbaik adalah nori dengan perlakuan a2b3.
Pengamatan uji deskripsi perlakuan a2b3 menunjukkan hasil warna nori kuning
kecoklatan, mudah dilepaskan dari kain dan tidak rapuh. Pengukuran uji fisik
perlakuan a2b3 mendapatkan hasil pengukuran panjang yaitu 27,839 cm, lebar
yaitu 19,346 cm dan ketebalan yaitu 0,0157 cm. Uji kadar air perlakuan a2b3
sebesar 12,34% dan hasil uji rendemen sebesar 11,38%
Tidak tersedia versi lain