Penelitian Dosen
EKSTRAKSI LITIUM KARBONAT (Li+) DARI BRINE WATER MENGGUNAKAN METODE PRESIPITASI KIMIA BERTAHAP
Penggunaan baterai litihium saat ini meningkat. Hal ini karena hampir semua orang menggunakan ponsel yang batrenya dari litium. Litium karbonat (Li+) diperoleh dari proses ekstraksi brine water. Pemisahan litium dari brine water menggunakan metode presipitasi bertahap yang meliputi penghilangan komponen-komponen pengototnya seperti kalsium dan magnesium. Tujuan penelitian untuk mempelajari kondisi yang terbaik yang mempengaruhi proses ekstraksi litium dengan menggunakan metode presipitasi kimia. Tahapan yang dilakukan antara lain proses penambahan Ca0 pada proses pemisahan I: (0.1, 0.3, 0.336, 0.5, 0.75, 1, 2, 10; 20;30;10;50) gr, Penambahan H2C2O4 pada proses pemisahan II: (1,2,3,4,5,10,15,20,30,40,50) ml dan Penambahan Na2C03 pada proses pemisahan III: (25,50,75,100) ml. analisis yang dilakukan menggunakan alat ICP-OES, scanning electron microscope (SEM) serta Difraksi sinar X (XRD). Hasil yang diperoleh Litium sebanyak 10.88 ppm dengan kondisi terbaik pada penelitian ini adalah tahap I penambahan Ca0 sebanyak 20gr, penambahan tahap II Asam Oksalat 1N sebanyak 15 ml pada pH 1 dan penambahan tahap III Natrium karbonat sebanyak 20 gr.
Tidak tersedia versi lain