Printed Book
KARAKTERISTIK SAGON PANGGANG SUPLEMENTASI DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA)
Sagon bakar adalah salah satu camilan yang disukai oleh masyarakat maka
perlu disuplementasi daun kelor sebagai alternatif untuk meningkatkan nilai gizi
sagon bakar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan konsentrasi daun
kelor dan lama waktu pemanggangan. Karakteristik organoleptik meliputi warna,
aroma, tekstur dan rasa. Analisis yang dilakukan yaitu kadar air, protein,
karbohidrat, dan serat kasar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental
dengan jenis Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial dengan interaksi
waktu pemanggangan ( A) yaitu a1= 16 menit, a2= 18 menit dan konsentrasi daun
kelor (B) yaitu b1= 3%, b2= 5%, serta b3= 7%. Berdasarkan penelitian ini
diperoleh hasil bahwa komposisi penambahan daun kelor terbaik untuk sagon
bakar daun kelor adalah sebesar 5% dan waktu pemanggangan 18 menit. Sagon
bakar daun kelor tersebut memiliki rata-rata nilai kesukaan warna berkisar
antara 3.94 - 4.25 (biasa ? suka), aroma 4.03 ? 4.29 (suka ? sangat suka), tekstur
4.13 ? 4.32 (suka - sangat suka), dan rasa 4.19 - 4.45 (suka - sangat suka). Sagon
bakar daun kelor yang disukai panelis mengandung kadar air 2,44%, kadar
protein 3%, karbohidrat 70,76% dan serat kasar 1,41%.
Tidak tersedia versi lain