PENGHEMATAN ENERGI LISTRIK PADA UNIT TENAGA DI GEDUNG PERKANTORAN KUNINGAN JAKARTA SELATAN
Energi sebagai kebutuhan pokok manusia dimana pemakaiannya haruslah bijaksana,
produktif dan efisien, seperti halnya sumber energi yang dipakai selama ini yaitu minyak bumi.
Audit energi merupakan aktifitas pemeriksaan berkala untuk mengetahui ada tidaknya
penyimpangan dalam suatu kegiatan penggunaan energi. Penggunaan energi pada gedung atau
bangunan sangatlah penting, terutama pengunaan energi listrik. Porsi pemakaian serta alokasi
dana yang terbesar yaitu energi listrik. Peralatan seperti pengkondisian udara merupakan
peralatan yang banyak mengkonsumsi energi listrik. Hampir sekitar 60% penggunaan energi
listrik dipakai untuk pengkondisian udara. Untuk menanggulangi masalah tersebut dilakukan
efisiensi energi, salah satu metode yang dipakai untuk mengefisienkan pemakaian energi adalah
konservasi energi. Konservasi energi adalah peningkatan efisiensi energi yang digunakan atau
proses penghematan energi. Berdasarkan audit awal terlihat bahwa IKE (Intensitas Konsumsi
Energi) di Gedung Perkantoran kuningan Jakarta Selatan mencapai 247 kWH/??2
tahun lebih
besar dari standar ASEAN USAID yaitu 240 kWH/??2
tahun. Berdasarkan hasil audit energi rinci
diperoleh sebesar 241 kWH/??2
tahun. Peluang hemat energi (PHE) pada audit energi ini adalah
dengan pembersihan pada unit FCU. Hasil perhitungan penerapan PHE, didapat nilai yang cukup
masih harus dilakukan penghematan.
Tidak tersedia versi lain