Printed Book
FORMULA PUDING MATCHA RUMPUT LAUT DENGAN PENAMBAHAN AMPAS TAHU YANG DITERIMA OLEH PANELIS
Puding adalah jenis hidangan penutup yang mempunyai tekstur gel dan lembut.Rumput laut
Eucheuma cottonii merupakan salah satu bahan utama pembuatan puding karena
menghasilkan karagenan sehingga membentuk gel.Ampas tahu adalah ampas kedelai
sebagai hasil samping pengolahan tahu (limbah padat) yang masih memiliki nilai gizi,
sehingga dapat dijadikan bahan fortifikan.Matcha adalah rasa yang banyak diminati oleh
banyak kalangan karena memiliki after taste yang pahit serta sangat bermanfaat untuk
tubuh.Puding matcha rumput laut dengan penambahan ampas tahu memiliki rasa yang
kurang menarik, sehingga dilakukan penambahan bubuk matcha sebagai bahan pembentuk
rasa.Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formulasi puding yang disukai dan
diterima oleh panelis.Penelitian ini dimulai dengan penelitian pendahuluan untuk
menentukan tekstur puding.Penelitian utama untuk mengetahui pengaruh penambahan
bubuk matcha. Rancangan percobaan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak
Kelompok (RAK) dimana terdapat satu faktor dengan lima taraf perlakuan. Perlakuan pada
penelitian ini adalah penambahan bubuk matcha yaitu a1 = 4 g, a2 = 5 g, a3 =6 g, a4 = 7 g dan
yang terakhir a5 = 8 g. Analisis yang dilakukan berupa analisis organoleptik serta analisis
kimia berupa kadar protein dan kadar serat kasar yang dilakukan pada puding dengan nilai
organoleptik terbaik. puding yang paling disukai panelis memiliki nilai rata-rata kesukaan
rasa 4,711 (suka hingga sangat suka), nilai kesukaan aroma 4,689 (suka hingga sangat
suka), nilai kesukaan warna 4,222 (suka hingga sangat suka), dan nilai kesukaan tekstur
4,333 (suka hingga sangat suka). Dengan kadar protein sebesar 2,035% serta kadar serat
kasar sebesar 0,02%.
Tidak tersedia versi lain