Penelitian Dosen
ANALISIS STATISTIKA HUBUNGAN ANTARA PROSES SINTERING DENGAN ENERGI MAGNETIK PADA PENINGKATAN SIFAT MAGNETIK MAGNET PERMANEN BaFe12O19
Di dalam sebuah sistem dengan komponen kuantitas yang berubah-ubah, kita dapat mempelajari pengaruh yang ditimbulkan olch satu atau Iebih variabel terhadap variabel lainnya. Mungkin saja memang ada suatu hubungan fungsional yang sedecrhana antara variabel- variabel tersebut. Dalam hal ini kita ingin menentukan suatu hubungan fungsional yang terjadi dengan suatu fungsi matematis yang sederhana, misalnya suatu fungsi linear, yang mengandung variabel- variabel yang saling mempengaruhi terscbut. Dengan mempelajari fungsi semacam ini, kita mungkin dapat memperoleh informasi lebih banyak tentang hubungan sebenanya yang mendasarinya dan dapat memperhitungkan pengaruh terpisah dan bersama-sama yang diha olch perubahan-perubahan pada variabel- variabel penting tertentu. Salah satu metode pengolahan data dalam Statistika Inferensi yang banyak digunakan adalah Analisis Regresi. Dengan Analisis Regresi kita dapat memodelkan hubungan yang terjadi antara komponen-komponen dalam sebuah sistem. Dalam hal data diperoleh dari suatu percobaan atau eksperimen analisis data dilakukan dengan mengaitkan Analisis Regresi dengan Perancangan Percobaan melalui prosedur Analisis Variansi (ANOVA). Analisis regresi dengan 2 variabel prediktor kualitatif diaplikasikan pada data yang merupakan hasil penelitian Kevin Andreas dkk (2018). Kevin dkk melakukan penelitian untuk meningkatkan sifat magnetik magnet permanen BaFe12019 untuk digunakan sebagai pengganti daya listrik pada generator putaran rendah. Metode yang digunakan Thermo Gravimetric Analyzerl Differential Thermal Analysis (TGA/DTA) dengan variasi suhu untuk sintering yaitu pada rentang temperatur suhu 600°C - 1000° C. Variabel-variabel prediktor penelitian adalah temperatur sinter, T (°C) dan waktu proses sintering, I (jam), sedangkan variabel respon penelitian adalah energi magnetik bahan. Level temperatur sintering adalah 750°C, 800°C dan 850°C dan level waktu proses sintering adalah 8 Jam, 10 jam dan 12 jam. Variabel konstan pada penelitian adalah rasio mol Ba : Fe= 1:11,5. Dari hasil analisis data diperoleh bahwa Nilai energi magnetik paling tinggi diperoleh dengan waktu sinter 12 jam pada temperatur 850°C
Tidak tersedia versi lain