Tugas Akhir Sarjana
STUDI PEMBUATAN BAKSO DAGING DENGAN PENAMBAHAN BROKOLI (Brassica oleracea var italica)
Penggunaan brokolisebagai bahan baku tambahan pada pembuatanbakso
daging sapisangat potensial untuk dikembangkan. Brokoli diketahui mengandung
serat tinggi, antioksidan, dan vitamin C. Umumnya bakso hanya terbuat dari
olahan daging, oleh karena itu perlu adanya penelitian pembuatan bakso daging
dengan penambahn brokoli. Permasalahannya, seberapa banyak brokoli yang
akan ditambahkan sebagai bahan baku pada pembuatan bakso daging. Penelitian
ini bertujuan untuk mendapatkan taraf penambahan brokoli yang tepat pada
pembuatan bakso daging sapi. Penelitian dibagi menjadi dua tahap, yaitu
penelitian pendahuluan dan penelitian utama. Penelitian pendahuluan bertujuan
untuk menentukan dan memverifikasi formula yang tepatuntuk pembuatan bakso
daging sapi dengan penambahan brokoli. Penelitian pendahuluan yang
digunakan adalah dengan 5 taraf penambahn brokoli yaitu 0%; 15%; 25%; 35%
dan 45%. Pengamatan dilakukan secara visual khususnya terhadap tekstur
produk. Hasil penelitian terbaik akan digunakan sebagai acuanpada penelitian
utama. Rancangan penelitiannya adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK)
dengan 1 (satu) faktor yaitu taraf penambahan brokoli (A). Faktor A terdiri atas
3 (tiga) taraf perlakuan yaitu a1= 15%; a2= 25% dan a3= 35% . Analisis yang
dilakukan meliputi uji organoleptik, uji kadar air dan uji kadar serat. Taraf
penambahan brokoli sebesar 15% adalah perlakuan yang tebaik pada pembuatan
bakso daging sapi. Produk terbaik memiliki rata-rata nilai kesukaan warna 3,65
(biasa – suka); nilai kesukaan aroma 3,55 (biasa – suka); nilai kesukaan rasa 4,15
(biasa – suka); nilai kesukaan tekstur 4,30 (biasa – suka) dan nilai kadar air
sebesar 68,62% dan kadar serat 1,36%.
Tidak tersedia versi lain