Tugas Akhir Sarjana
ANALISIS BEBAN KERJA FISIK DAN MENTAL PADA LANTAI PRODUKSI SABUN TAC 15 DI PT. TRIPLE ACE CORPORATION
Penelitian analisis beban kerja fisik dan mental pada lantai produksi sabun TAC 15 di PT. Triple Ace Corporation ditujukan untuk mengetahu apakah pekerjaan operator diperlukan perbaikan atau tidak, serta untuk mengetahui jumlah karyawan optimal bagi lantai produksi, dan juga untuk mengetahui apakah beban kerja mental pada operator saat sebelum dan sesudah kerja terdapat perbedaan atau tidak. Berdasarkan hasil penelitian dengan metode cardiovascular load (cvl), ditemukan bahwa pada lantai produksi sabun TAC 15 terdapat 4 operator yang tidak mengalami kelelahan fisik saat bekerja, dan terdapat 4 operator yang diperlukan perbaikan kerja namun sifatnya tidak segera. Maka dari itu, diusulkan untuk perusahaan memberikan pelatihan tentang postur kerja serta menyalakan semua exhaust pada lantai produksi saat produksi sedang berlangsung. Tujuannya ialah agar operator tidak mudah merasa kelelahan pada saar bekerja. Sementara itu, berdasarkan hasil perhitungan uji sampling didapatkan jumlah karyawan optimal sebesar 9 orang. Ini berarti operator harus menambah 1 operator pada lantai produksi agar semua karyawan memiliki beban kerja yang merata. Dan untuk perhitungan beban kerja mental menggunakan metode NASA-TLX, aspek yang paling dominan pada sebelum kerja adalah own performance, yaitu adalah keyakinan operator akan keberhasilan dalam pekerjaan nya. Sementara aspek yang dominan pada pengukuran setelah kerja adalah effort, yaitu dimana operator merasa bahwa pekerjaan yang dilakukan nya membutuhkan usaha kerja mental dan fisik yang tinggi.
Tidak tersedia versi lain