Tugas Akhir Sarjana
ANALISIS PERBANDINGAN EFISIENSI PENGGUNAAN HOLLOW CORE SLAB ( HCS ) DENGAN PELAT KONVENSIONAL PADA GEDUNG APARTEMEN ANWA RESIDENCE
Pada penelitian ini akan dilakukan komparasi antara sistem konvensional ( Cast
In – Situ ) dan Sistem Precast Hollow Core Slabs pada proyek pembangunan gedung
Apartemen Anwa Residence. Metode yang dilakukan di proyek tersebut adalah sistem
konvensional. Pada penelitian ini direncanakan alternative berupa Precast Hollow Core
Slab. Analisa perbandingan ini dilakukan dengan menghitung efisiensi antara kedua
sistem tersebut dari segi biaya dan waktu. Setelah diperoleh nilai selisih antara kedua
komparasi tersebut maka ditentukan metode mana yang lebih optimal.
Dari hasil analisis didapatkan hasil berupa waktu pekerjaan dan biaya pekerjaan.
Dari hasil analisa dua sistem tersebut, didapatkan hasil kesimpulan dari luas total
bangunan Lt.6 – Lt.20 yaitu 39743.25 m2 bahwa sistem Pelat Konvensional
membutuhkan waktu pelaksanaan selama 495 hari kerja dengan nilai produktivitas 10.34
m2
/jam dan biaya sebesar Rp 54.850.470.503,-. Pada sistem Hollow Core Slab
membutuhkan waktu pelaksanaan selama 405 hari kerja dengan nilai produktivitas 12.26
m2
/jam dan biaya sebesar Rp 48.667.560.366. Sistem Hollow Core Slab memiliki waktu
90 hari lebih cepat atau 18.36% lebih efisien serta memiliki biaya lebih rendah senilai Rp.
6.182.910.136,- atau 11.27 % lebih efisien
Tidak tersedia versi lain