Tugas Akhir Sarjana
ANALISIS KARAKTERISTIK OPERASIONAL DAN JUMLAH ARMADA BUS RAPID TRANSIT (BRT) TRANS TANGERANG KORIDOR 1 (PORIS PLAWAD – JATIUWUNG)
Kota Tangerang sebagai salah satu kota besar yang mengalami peningkatan jumlah kendaraan pribadi. Pertumbuhan kendaraan pribadi baik mobil atau sepeda motor mengakibatkan tidak nyamannya lingkungan meningkat, kemacetan dan kapasitas jalan yang sudah tidak mampu lagi menampung kendaraan-kendaraan di masa mendatang. BRT Trans Tangerang yang dalam perkembangannya merupakan wujud dari suatu sistem transportasi, berupaya untuk menjadi simpul interaksi antar wilayah di Kota Tangerang. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis Karakteristik Opersional dan Jumlah Armada angkutan umum BRT Trans Tangerang Koridor 1, sebagai sifat dasar yang memberikan penilaian terhadap pelayanan angkutan umum.
Penelitian ini menggunakan metode analisis Deskriptif Kuantitatif. Analisis Deskriptif Kuantitatif yang termasuk dalam Analisis Kuantitatif digunakan untuk menganalisis hadil data survey dan menghasilkan data numerik yang menggambarkan kondisi atau fenomena yang ada di lapangan.
Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja operasional BRT Trans Tangerang Koridor 1 dalam kategori baik berdasarkan Standar Departemen Perhubungan Darat. Pola pergerakan penumpang naik terbanyak ada pada Zona 5 sebanyak 267 penumpang di Kecamatan Karawaci, pergerakan penumpang turun terbanyak ada pada Zona 3 sebanyak 201 penumpang di Kecamatan Tangerang. Kebutuhan jumlah armada BRT Trans Tangerang Koridor 1 berdasarkan hasil analisis Headway tidak diperlukan adanya penambahan armada bus karena untuk rata-rata Headway keseluruhannya sudah cukup baik. Berdasarkan analisis Demand juga tidak diperlukan adanya penambahan armada bus karena jumlah armada yang dibutuhkan sama dengan jumlah armada yang sudah ada.
Tidak tersedia versi lain