Tugas Akhir Sarjana
ANALISIS KINERJA OPERASIONAL MRT RUTE STASIUN HAJI NAWI–STASIUN BLOK M JAKARTA
MRT Jakarta merupakan moda transportasi baru yang hadir di Ibu Kota DKI
Jakarta, proses pembangunan moda transportasi ini dimulai tahun 2013. Jalur pertama
layanan MRT Jakarta dioperasikan tanggal 24 Maret 2019, menjadikanya layanan moda
raya terpadu yang pertama beroperasi di indonesia. Dengan panjang 15,7 kilometer
terbentang dari selatan Jakarta Lebak Bulus hingga Bundaran Hotel Indonesia (HI) di
Jakarta Pusat. Tujuan penelitian ini Menganalisis karakteristik opersional, kinerja
operasional, pola pergerakan dan karakteristik penumpang, menganalisa integrasi moda
transportasi MRT Jakarta.
Penelitian ini menggunakan metode analisis Deskriptif Kuantitatif. Analisis
Deskriptif Kuantitatif adalah pendekatan kuantitatif yang menitik beratkan pada gejalagejala yang mempunyai ciri-ciri tertentu dalam kehidupan seseorang yang disebut
variabel, dan pendekatan kuantitaf adalah sifat hubungan antar variabel yang dianalisis
dengan teori objektif. pembahasan mengenai Analisis Kinerja Operasional MRT Rute
Stasiun Haji Nawi –Stasiun Blok M Jakarta memerlukan data jumlah penumpang naik
atau turun pada Stasiun.
Hasil analisis menunjukan bahwa kinerja operasional MRT Jakarta Rute Stasiun
Haji Nawi sampai Stasiun Blok M masuk dalam kategori Baik berdasarkan Standar
Departemen Perhubungan Darat. Pola pergerakan penumpang terbanyak ada pada Zona
1 Kecamatan Cilandak sebanyak 1768 Orang. Pergerakan Turun penumpang terbanyak
ada pada Zona 2 yaitu Kecamatan Kebayoran Baru sebanyak 2782 Orang. Kebutuhan
Jumlah Armada MRT Jakarta berdasarkan hasil penelitian Headway perlu ada tambahan
pada jam operasional Weekend karena kurangnya kebutuhan armada pada saat jam
operasional Weekend.
Tidak tersedia versi lain