MODEL BANGKITAN DAN DISTRIBUSI PERJALANAN BUS TANGERANG AYO KORIDOR 3 (TANGERANG CITY – CBD CILEDUG) | Perpustakaan Institut Teknologi Indonesia
Perpustakaan Institut Teknologi Indonesia

Collection Detail

No image available for this title
Printed Book

MODEL BANGKITAN DAN DISTRIBUSI PERJALANAN BUS TANGERANG AYO KORIDOR 3 (TANGERANG CITY – CBD CILEDUG)

FAJAR NUR ALIM MUSTOFA - Nama Orang;

Pemerintah Kota Tangerang telah mengembangkan sistem tranportasi umum
massal yaitu Bus Rapid Transit Tangerang Ayo. Bus ini melayani perjalanan lokal dengan
koridor utama di Kota Tangerang dan sebagai angkutan pendukung (feeder) bagi
angkutan kereta api, Transjabodetabek dan Trans Jakarta. Bus dioperasikan untuk
mobilisasi warga Kota Tangerang yang ingin berpergian di dalam ataupun keluar Kota
Tangerang. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pola pergerakan pengguna Bus
Rapid Transit koridor 3 jurusan Tangcity Mall – CBD Ciledug berdasarkan dari asal dan
tujuan perjanan berbasis kelurahan dan model bangkitan dan distribusi perjalanannya.
Penelitian ini diharapkan dapat memberi masukan bagi pemerintah daerah dan Dinas
Perhubungan Kota Tangerang untuk pengembangan pelayanan bus tersebut.
Perhitungan pemodelan transportasi yang terdiri dari analisa pola pergerakan yang
dianalisa berdasarkan waktu berangkat yaitu jam sibuk pagi, siang dan sore. Analisa
Bangkitan dan distribusi perjalanan dengan membuat Matrik asal dan tujuan berdasarkan
sampel pengguna bus secara langsung. Nilai bangkitan dan tarikan perjalanan ditentukan
dengan mengembalikan data sampel menjadi data aktual total pergerakan penumpang
dalam sehari untuk setiap wilayah. Hasil analisa bangkitan dan tarikan perjalanan
kemudian dibandingkan dengan data populasi setiap zona dalam bentuk persentase.
Hasil analisa distribusi perjalanan bus BRT Tangerang ayo koridor 3 yang
dilakukan menunjukan bahwa pola pergerakan sebagai zona bangkitan atau daerah asal
penumpang naik terbanyak berasal dari kelurahan Babakan sebanyak 32 orang, hal itu
juga berlaku pada zona tarikan atau daerah tujuan penumpang terbanyak berasal dari zona
yang sama yaitu kelurahan Babakan sebanyak 50 orang. Pembuatan pemodelan bangkitan
dan tarikan didapat dari hasil perhitungan dari matrik asal dan tujuan sampel
dikembalikan ke data jumlah total penumpang harian sebesar 1548 penumpang. Hasil dari
viii
perhitungan bahwa sebanyak 250 orang berasal dari zona dan tarikan terbanyak pada
Babakan pula sebesar 160 orang.

Ketersediaan
#LokasiNo. PanggilKode EksemplarStatus
1Perpustakaan ITISP 2022 022SP2022022Tersedia
2Perpustakaan ITISP 2022 022SP2022022-CDTersedia
Informasi Detail
Judul Seri -
No. Panggil SP 2022 022
Penerbit TEKNIK SIPIL (2022)
Deskripsi Fisik -
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN -
Klasifikasi NONE
Tipe Isi -
Tipe Media -

Tidak Ada Data


Chat via WhatsApp
Menu