Tugas Akhir Sarjana
PRA-RANCANGAN PABRIK PAPER SOAP KAPASITAS 7.900 TON/TAHUN
Paper Soap merupakan salah satu inovasi produk sabun padat yang dicetak atau dibentuk tipis
seperti kertas, sabun kertas ini akan larut bila terkena air serta digosokkan pada tangan akan
mengeluarkan busa. Sabun kertas umumnya digunakan sebagai sabun cuci tangan sekali pakai
karena ukurannya yang kecil dan tipis sehingga mudah dibawa ke mana saja dan cocok
digunakan pada saat beraktivitas di luar rumah. Konsumsi sabun di Indonesia diproyeksikan
mencapai 234.004 hingga tahun 2023. Hal ini dapat menjadi peluang pendirian pabrik paper
soap dalam penurunan angka impor dan menambah devisa negara dengan meningkatkan
ekspor. Pabrik paper soap dirancang dengan kapasitas 7.900 ton per tahun. Bahan baku yang
digunakan yaitu Virgin Coconut Oil, NaOH, Asam Stearat, Ethanol, Propilen Glikol, Glukosa
dan Asam Sitrat. Pabrik ini akan dibangun di Kabupaten Gresik, Jawa Timur dengan jumlah 1
plant yang dioperasikan kontinyu. Proses produksi papersoap diawali dengan melelehkan asam
stearat sampai menjadi cair kemudian dicampurkan dengan virgin coconut oil sampai homogen.
Selanjutnya pembuatan larutan NaOH 30% dan pencampuran bahan-bahan aditif menggunakan
mixing tank. Kemudian proses pembuatan dan pencetakan sabun dilakukan dalam sebuah
ekstruder berjenis vacuum duplex plodder. Hasil keluaran ekstruder (paper soap) akan disimpan
di curring room selama 7 hari untuk menurunkan nilai pH. Pabrik paper soap membutuhkan
unit utilitas yaitu air, listrik, dan bahan bakar solar. Kebutuhan air berasal dari PT. Giri Tirta
sebanyak 3,04 m3
/jam untuk start-up dan 1 m3
/jam sebagai kebutuhan kontinyu. Kebutuhan
listrik berasal dari PLN mencapai 793,13 kWh. Kebutuhan bahan bakar solar berasal dari PT.
Pertamina sebesar 80 liter/hari. Perusahaan ini berbadan hukum perseroan terbatas (PT) dimana
struktur organisasi yang dipakai adalah garis dan staf. Perusahaan ini dipimpin oleh seorang
xvii
direktur urama dengan jumlah karyawan 170 orang. Berdasarkan hasil analisa ekonomi
diperoleh :
1. Total Capital Investment = Rp. 153.810.329.638
2. Pinjaman bank = Rp. 48.710.974.669
Suku Bunga = 10%
Periode pinjaman = 10 tahun
3. Break Even Point tahun pertama = 62,85%
4. Minimum Payment Period = 3 tahun 7 bulan 13 hari
5. Internal Rate of Return = 44%
Berdasarkan analisa ekonomi yang dilakukan, dapat disimpulkan pabrik paper soap ini layak
untuk didirikan (feasible).
Tidak tersedia versi lain