Tugas Akhir Sarjana
ANALISIS KINERJA OPERASIONAL MRT RUTE STASIUN LEBAK BULUS – STASIUN CIPETE RAYA JAKARTA
Jakarta adalah ibu kota Indonesia dengan penduduk sebanyak 10 juta jiwa. Diperkirakan bahwa lebih dari empat juta penduduk di daerah sekitar Jabodetabek menempuh perjalanan dari dan ke kota setiap harinya. Masalah transportasipun semakin menarik perhatian politik hingga telah diprediksikan bahwa tanpa terobosan transportasi utama, kemacetan akan membanjiri kota dan beresiko menjadi sangat parah sehingga kendaraan tidak lagi bisa bergerak bahkan pada saat baru keluar dari garasi rumah pada tahun 2020.
Transportasi umum di Jakarta saat ini hanya melayani 56% perjalanan yang dilakukan oleh komuter sehari-hari. Angka ini perlu ditingkatkan mengingat Jakarta adalah kota dengan tingkat rata-rata pertumbuhan kendaraan bermotor sebesar 9,5% per tahunnya yang jauh melebihi panjang jalan dengan kenaikan hanya sebesar 0,01% antara tahun 2005 dan 2010.
Hasil analisis menunjukan bahwa kinerja operasional MRT Stasiun Lebak Bulus sampai Stasiun Cipete Raya dalam kategori baik berdasarkan Standar Departemen Perhubungan Darat. Pola pergerakan penumpang terbanyak ada pada Zona 1 sebanyak 832 penumpang di Kecamatan Cilandak, pergerakan penumpang turun terbanyak ada pada Zona 5 sebanyak 2184 penumpang di Kecamatan Kebayoran Baru. Kebutuhan Jumlah armada MRT berdasarkan hasil analisis Headway perlu ditambahkan saat Weekend karena kurangnya kebutuhan armada saat Weekend.
Kata Kunci : Karakteristik, Kereta, MRT, Operasional, Kinerja
Tidak tersedia versi lain