Tugas Akhir Sarjana
Rancang Bangun Smart Green House untuk Pemeliharaan Tanaman Melon Berbasis Programmable Logic Controller dengan Komunikasi Human Machine Interface
Melon adalah buah yang cukup digemari, tetapi hanya diproduksi pada satu musim dalam setahun. Untuk mendapatkan buah melon sepanjang tahun tanpa harus menunggu musim berganti, dapat digunakan green house dengan parameter yang disesuaikan dengan kebutuhan tanaman melon. Dengan parameter yang dikontrol, bisa didapatkan melon dengan kualitas yang terjaga. Pada tugas akhir ini dibuat smart green house untuk tanaman melon. Sistem smart green house ini memiliki empat parameter yang dikontrol untuk tanaman melon, yaitu suhu dan kelembapan udara, pH dan kelembapan tanah. Keempat parameter tersebut dikontrol oleh Programmable Logic Controller Schneider TM221CE16R dan dipantau dengan Human Machine Interface Fatek P5070N dengan menampilkan keempat parameter tersebut. Prinsip kerja sistem sebagai berikut: pertama keempat parameter disetting melalui HMI, selanjutnya sistem dijalankan untuk pengendalian dan pemantauan keempat paramter. Apabila parameter yang didapat tidak sesuai dengan yang telah di-setting, maka PLC akan mengolah data dan mengeluarkan output untuk menyesuaikan kondisi lingkungan smart green house dengan parameter yang telah di-setting. Smart green house ini menggunakan sensor THD-WD1-T untuk mengukur suhu dan kelembapan, sensor pH tanah dan sensor kelembapan tanah. Sedangkan aktuator yang dipakai adalah heater fan, heater, kipas in- dan ex –haust, lampu ultraviolet, tiga buah pompa untuk pengkabutan, menyiram tanaman dan memberikan nutrisi. Apabila kelembapan udara kurang dari setting, maka pompa pengkabutan akan aktif, sementara apabila lebih dari setting maka kipas ex-haust menyala. Apabila temperatur kurang dari setting, maka heater dan heater fan akan menyala, sedangkan apabila suhu lebih besar dari setting, maka kipas in-haust akan menyala. Apabila kelembapan tanah kurang dari setting, maka pompa penyiram tanaman akan on sampai kelembabapan tanah sesuai setting. Apabila pH tanah kurang dari 6.5 maka pompa pemberi nutrisi akan on sampai pH sesuai seting. Dari pengujian yang dilakukan didapatkan hasil sensor suhu dapat bekerja dengan %error sebesar 0,32%, sensor kelembapan bekerja dengan %error 0,6%, sensor pH tanah mempunyai %error 0,33, dan sensor kelembapan tanah mempunyai %error 0,29%. Pengujian secara keseluruhan menunjukkan bahwa sistem dapat berjalan sesuai dengan yang direncanakan dan tanaman melon dapat tumbuh dengan baik.
Kata kunci : smart green house, tanaman melon, programmable logic controller, human machine interface, sensor suhu dan kelembapan, sensor pH dan kelembapan tanah
Tidak tersedia versi lain