Tugas Akhir Sarjana
PRARANCANGAN PABRIK MgSO4 DARI LIMBAH SALINE WATER DENGAN KAPASITAS 20.000 TON/TAHUN
PT. Hydrotech Metal Indonesia (HMI) adalah anak perusahaan dari Trinitan Group yang didirikan pada tahun 2020. Hydrotech Metal Indonesia (HMI) fokus pada penelitian dan pengembangan teknologi pengolahan mineral di Indonesia. Salah satu kegiatan yang dilakukan saat ini adalah ekstraksi nikel dari bijih limonit dengan menggunakan teknologi STAL (Step Temperature Acid Leach) (PT. Hydro Metal Indonesia, 2020). Dalam mengekstraksi logam yang terkandung dalam limonite ore dengan metode STAL menghasilkan limbah cair (saline water) dengan kandungan (Total Dissolved Solid /TDS) lebih dari 120.000 ppm. Sedangkan, Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Indonesia No. 5 Tahun 2014 tentang baku mutu air limbah bagi usaha dan atau kegiatan yang belum memiliki baku air limbah yang ditetapkan salah satu parameternya adalah zat padat larut (Total Dissolved Solid /TDS) harus berkisar antara 2000 – 4000 ppm. Oleh karena itu, masih perlu dilakukan proses untuk menurunkan kandungan TDS didalam air yang akan dibuang dan juga pemanfaatan limbah saline water hingga menjadi produk yang bermanfaat.
Kapasitas produksi Magnesium Sulfat adalah 20.000 ton/tahun dapat diperoleh dengan limbah Saline Water melalui ultrafiltration setelah pengolahan Saline Water di Screen Filter, kemudian dilanjutkan melalui proses utama nanofiltrasi konsentrasi magnesium sulfate dapat diperoleh melalui evaporator triple effect, kemudian proses kristalisasi untuk mendapatkan garam berbentuk padat, dan proses pengeringan untuk mendapatkan Magnesium Sulfat. Fasilitas penunjang (utilitias) yang dibutuhkan untuk pembangkit ini antara lain: listrik hingga 20.679,29 kWh, dan solar hingga 1,42 L/hari. Badan hukum perusahaan ini adalah perseroan terbatas (PT), struktur organisasi dipimpin oleh seorang Direktur yang membawahi 136 orang karyawan. Pabrik ini beroperasi selama 24 jam selama 330 hari. Berdasarkan analisis ekonomi, maka dapat disimpulkan sebagai berikut:
a. Total Penanaman Modal = Rp 393.708.076.818,16
b. Modal Sendiri (66 %) = Rp249.299.137.913,74
c. Pinjaman Bank (34 %) = Rp144.408.938.904,42
d. Tingkat bunga per tahun = 7,5% e. Jangka waktu pinjaman = 10 tahun (grace period 1 tahun) f. BEP (Break event point) = 38 % g. NCFPV atas suku bunga 7,5% = Rp 995.756.940.212 (Positif) h. IRR (Internal Rate of Investment) = 42.58 % i. MPP (Minimal Payback Period) = 3 tahun 11 bulan 19 hari
Berdasarkan hasil analisis ekonomi dari NCFPV. IRR. dan MPP dapat disimpulkan bahwa pabrik magnesium sulfat layak untuk didirikan (feasible).
Kata kunci: Saline Water. Magnesium Sulfat. nanofiltrasi. evaporasi. kristalisasi.
Tidak tersedia versi lain