Tugas Akhir Sarjana
Perencanaan Sistem Hidrolik untuk Simulasi Landing Gear
Alasan penggunaan sistem hidrolik pada landing gear (roda pendarat) pesawat terbang disebabkan karena efisiennya sistem tersebut, mudahnya dalam hal maintenance, mudahnya mendeteksi kerusakan yang terjadi, serta serta banyak lagi keuntungan dari penggunaan sistem hidrolik ini.
Permasalahan yang timbul adalah bagaimana merencanakan suatu sistem hidrolik yang dapat bekerja dengan baik, mempunyai angka keamanan yang tinggi, ekonomis, mudah dioperasikan serta mempunyai efisiensi yang tinggi pula. Dalam pengembangan teknologi sistem hidrolik untuk landing gear, biasanya dibuatkan tiruannya. Sistem tiruan ini yang selanjutnya disebut simulasi. Supaya dapat dinyatakan layak dipergunakan sangat diperlukan pengujian dari sistem hidrolik tersebut. Sehingga diharapkan perencananan tersebut dapat berjalan dan aman pada waktu dioperasikan.
Pembahasan dalam perencanaan sistem hidrolik untuk simulasi landing gear ini, dimulai dengan penentuan keadaan pembebanan yang diterima silinder, peninjauan terhadap kekuatan material yang digunakan, pemilihan fluida kerja serta penentuan kerugian head pada sistem. Sedangkan dalam pemecahan masalah dilakukan dengan pendekatan mekanika teknik, mekanika fluida, hidrolika, kekuatan material dan elemen mesin. Dari hasil perhitungan yang direncanakan, sistem harus baik dan memenuhi syarat keamanan, karena tegangan maksimum yang terjadi selalu berada dibawah tegangan yang diijinkan.
Dengan tekanan kerja pompa maksimal sebesar 210 bar dan kapasitas laju aliran 1,253x10 3 m/det mengharuskan sistem hidrolik untuk simulasi landing gear ini untuk memilih motor listrik type KMER 250 M 6 dengan daya 37 kilowatt dan bekerja pada 220 Volt, 50 Hz.
Tidak tersedia versi lain