Tugas Akhir Sarjana
PERANCANGAN ALAT SISTEM DIGITAL ANTI INTERLOKAL PADA SALURAN TELEPON DI BANDARA SOEKARNO-HATTA
Telepon adalah salah satu dari media komunikasi elektronika yang merupakan perangkat telekomunikasi yang digunakan manusia untuk melakukan hubungan pembicaraan langsung dengan manusia lainnya dalam jarak jauh. Dalam perkembangannya telepon mengalami perubahan bentuk dan sistem namun prinsip dasarnya sebagai alat pengirirn dan penerima suara dari jarak jauh masih tetap sama. Rancangan yang dibangun pada tugas akhir ini adalah membuat alat yang bertujuan untuk memutuskan hubungan pada saluran line telepon apabila pesawat telepon dipakai oleh sipengguna menghubungi operator telkom untuk meminta sambungan langsung interlokal baik nasional (SLJJ) maupun internasional (SLI). Apabila pesawat telepon digunakan dan sipemakai menekan tombol tekan “0100” atau “0101” yakni sipemakai meminta sambungan langsung interlokal nasional atau internasional melalui operator telkom, maka alat ini akan bekerja dan memutuskan hubungan telepon tersebut. Jika pesawat telepon digunakan, sipemakai akan menekan tornbol tekan maka rangkaian pendeteksi atau penerima sinyal Dual Tone Multiple Frequency (DTMF Receiver) akan bekerja dan mengkodekan sinyal DTMF tersebut ke dalam empat digit kode biner sesuai dengan tombol tekan pada pesawat tetepon yang ditekan. Sinyal DTMF yang telah dikodekan selanjutnya disebut dengan data atau kode dikirimkan ke beberapa rangkaian penyimpan data (register) untuk dicatat atau disimpan sementara. Setiap rangkaian register akan bekerja mencatat data setelah masukan pulsa (input clock) dan rangkaian penghitung digit nomor (digit counter) diterima dan data tersebut akan dibandingkan melalui rangkaian pembanding (comparator). Dari rangkaian pembanding akan didapatkan suatu data keluaran (output) yang dapat menentukan kondisi kontaktor relay tertutup (closed) atau terbuka (open). Dalam hal
ini kondisi kontaktor relay akan memutus atau menghubungkan pesawat telepon dan line telepon. Operasi relay tersebut diatur waktunya melalui rangkaian waktu tunda agar cukup dalam beberapa waktu hingga gagang telepon (handset) disimpan kembali pada posisi pesawat telepon on-hook oleh si pemakai.
Tidak tersedia versi lain