Tugas Akhir Sarjana
ANALISIS KOORDINASI SISTEM PROTEKSI OVER CURRENT RELAY (OCR) DAN GROUND FAULT RELAY (GFR) PADA JARINGAN DISTRIBUSI TEGANGAN MENENGAH SKTM 20 KV DI GARDU INDUK LENGKONG
Sistem distribusi adalah salah satu bagian dari sistem pembangkitan tenaga listrik yang memberikan suplai tenaga listrik ke konsumen. Kegagalan pada sistem ketenagalistrikan tidak dapat dihindari, sistem proteksi biasanya digunakan sebagai pengaman sistem ketenagalistrikan untuk mengantisipasi kerusakan peralatan pada sistem akibat adanya gangguan. Relai tersebut berfungsi untuk memonitoring dan merasakan besaran arus yang mengalir melebihi batas penyetelan relai yang ditentukan, maka relai akan bekerja dengan memberikan sinyal untuk membuka pemutus tenaga (PMT). Pada tugas akhir ini mengambil studi kasus di PT. PLN Lengkong pada 13 penyulang aktif dan dilakukan koordinasi proteksi relai arus lebih dan relai gangguan tanah dalam keadaan normal dan abnormal dengan menggunakan software Simulasi. Metode yang dilakukan yaitu mengetahui besar arus gangguan dengan pengujian gangguan hubung singkat 3 fasa, 2 fasa ke tanah, dan 1 fasa ke tanah dengan gangguan pada bus di 100% panjang penyulang. Dari hasil nilai arus gangguan dilakukan perhitungan untuk menentukan settingan relai dengan menggunakan data aktual dari PLN maupun perhitungan manual dan didapatkan nilai Time Multiplier Setting (TMS) sehingga dapat diketahui waktu kerja relai saat terjadi gangguan. Hasil kerja relai sama-sama selektif, disimpulkan bahwa koordinasi relai sudah cukup baik karena pada saat terjadi gangguan relai yang paling dekat dengan titik gangguan yang bekerja.
Kata Kunci : Sistem Proteksi, Over Current Relay, Ground Fault Relay, Waktu Kerja Relai
Tidak tersedia versi lain