Tugas Akhir Sarjana
PENGARUH TEGANGAN DAN WAKTU ELECTROPOLISHING TERHADAP KUALITAS PERMUKAAN STAINLESS STEEL AISI 304 SEBAGAI MATERIAL PIPA PADA POMPA SUBMERSIBEL 3SNM PT. MAXON PRIME TECHNOLOGY
Electropolishing merupakan proses finishing permukaan secara electrochemical untuk mencapai surface roughness rendah. Material yang akan di-polish dihubungkan pada anoda dalam sel elektrolisis, sedangkan logam sejenis dihubungkan pada katoda. Anoda dan katoda bekerja di dalam cairan electrolyte (Núñez dkk, 2013). Proses electropolishing menggunakan arus searah (direct current) dengan rapat arus tertentu dan dijaga kestabilannya. Salah satu hasil produksi dari industri baja yang dapat dimanfaatkan pada sebagian besar bidang adalah stainless steel 304, salah satunya pada industri pompa di PT. Maxon Prime Technology. Karena nantinya stainless steel 304 ini akan berkontak langsung dengan air sehingga harus memiliki kekasaran permukaan yang rendah. Salah satu cara yang digunakan untuk mengurangi kekasaran pada permukaan stainless steel adalah dengan metode electropolishing. Studi ini meneliti variasi parameter berupa tegangan 4,6,8 volt dan waktu 10 menit, 20 menit, dan 30 menit dengan mengunakan larutan electrolyte asam H2SO4 96% dan H3PO4 85% dengan perbandingan 1:1, telah terbukti dapat menurunkan tingkat nilai kekasaran permukaan sesuai meningkatnya variasi parameter. Hasil percobaan memberikan informasi bahwa pengaruh tingginya tegangan dan waktu pada proses electropolishing mengakibatkan penurunan nilai dari surface roughness stainless steel 304. Berdasarkan penelitian, Analisa data, dan pembahasan yang penulis lakukan dapat di hasilkan kesimpulan, yaitu, semakin besar tegangan dan lamanya waktu yang diberikan pada saat proses electropolishing menyebabkan reaksi kimia berlangsung lebih cepat dan merata. Pada elektrolit reaksi kimia tidak berlangsung secara spontan, sehingga diperlukan energi agar terjadi reaksi kimia. Maka dari itu semakin besar energi listrik (tegangan) yang di berikan, semakin banyak pula electron yang dilepaskan, menyebabkan reaksi kimia akan berlangsung lebih cepat. Lamanya waktu yang di berikan menyebabkan molekul-molekul pada zat yang bereaksi akan bertambah durasinya, sehingga akan lebih banyak molekul yang akan mencapai keadaan transisi atau dengan kata lain meratanya reaksi akan lebih besar sehingga permukaan lebih merata mengalami pengikisan. Dengan lebih tinggnya tegangan dan lamanya waktu yang di berikan maka permukaan spesimen yang terkikis akan lebih halus dan kekasaran permukaan yang dihasilkan menjadi lebih rendah. Dari hasil penelitian ini nilai kekasaran permukaan terendah di dapatkan dengan variasi tegangan 8 volt dan waktu 30 menit yaitu 0.206 µm dengan kekasaran awal sebelum dilakukan electropolishing yaitu 0.537.
Kata kunci: Stainless Steel 304, Electropolishing, Pompa Submersibel 3SNM
Tidak tersedia versi lain