Tugas Akhir Sarjana
PENGARUH ORIENTASI BENDA KERJA, PENGATURAN PARAMETER 3D PRINTER TERHADAP SIFAT MEKANISNYA
Benda hasil manufaktur 3D printing sering digunakan oleh para penggemar DoIt-Yourself (DIY) sebagai suatu komponen yang menyangga benda lainnya yang lebih berat, atau juga suka digunakan sebagai komponen untuk menahan komponen lainnya agar tidak bergerak. Walaupun benda hasil manufaktur 3D banyak digunakan oleh pada penggemar DIY, kekuatan benda hasil manufaktur 3D tidak menjamin kekuatannya tidak berubah dari wujudnya yang masih berbentuk filamen. Maka penelitian ini dilakukan untuk mencari cara untuk menambah kekuatan benda hasil manufaktur 3D tanpa mengubah bentuk benda yang diinginkan dengan cara mengubah parameternya. Dalam penelitian ini telah dilaksanakan pengujian pengaruh orientasi dan parameter 3D printing dan melakukan pengujian kekuatan dengan cara uji tarik benda uji material Polyactic Acid (PLA) hasil manufaktur FDM dengan standar specimen uji coba ASTM D63814. Material PLA digunakan karena harganya yang murah dan parameter printing nya dapat digunakan oleh banyak mesin 3D printing. Percobaan dilakukan dengan menggunakan 2 parameter uji coba yaitu orientasi printing, dan suhu printing dengan total 6 specimen benda uji. Hasil terbaik didapatkan pada spesimen dengan orientasi XY, dan dengan suhu print 220oC dengan nilai modulus elastisitas 3209,343 MPa.
Kata Kunci: 3D Printing, PLA, FDM, Uji Tarik, ASTM D638-14.
Tidak tersedia versi lain