Tugas Akhir Sarjana
ANALISA MODIFIKASI DESAIN DUCTING SALURAN EXHAUST PADA LABORATURIUM KIMIA 136 DI PUSAT RISET TEKNOLOGI DAUR BAHAN BAKAR NUKLIR DAN LIMBAH RADIOAKTIF
Sistem ducting memiliki peranan penting untuk menyalurkan udara dingin atau panas sehingga temperatur, kelembaban, udara bersih pada Instalasi Nuklir Non Reaktor tercapai sesuai asas keselamatan. Sistem exhaust yang telah terpasang dengan kecepatan 10 m/s, material ducting polyvinyl chloride (PVC), diameter 114 mm, panjang ducting 35 m menggunakan suhu ruangan 20⁰C sebagai pendingin ducting sehingga ducting tidak mampu menangkap sejumlah besar uap zat asam hasil dari sisa peracikan zat asam. Untuk menjawab kendala tersebut, maka diperlukan modifikasi terhadap rancangan sistem ducting. Dibuatnya system ducting anaconda dalam penampung liquid untuk mengkondensasikan udara di dalam ducting dengan suhu kondensasi 11⁰C. Sesuai asas keselamatan kecepatan udara dalam ducting 5 m/s, material ducting polyvinyl chloride (PVC), diameter 114 mm, panjang ducting 35 m, total elbow 90⁰ 36, radius 57 mm. Material penampung menggunakan Polymethyl methacrylate Konduktivitas thermal 0.2100 W/m*k diberikan cairan Air dengan suhu 24⁰C sebanyak 1.236 m³ dan Nitrogen dengan suhu 196⁰C sebanyak 0.1627 m³. Dimensi penampung air panjang 520 mm, lebar 1140 mm, tinggi 2086 mm. Dimensi penampung nitrogen panjang 520 mm, lebar 150 mm, tinggi 2086 mm. Computional Fluid Dynamics (CFD) pada Solidworks. Dengan menggunakan Solidworks Flow Simulation, user dapat mensimulasikan bentuk aliran yang terjadi pada suatu model, baik itu aliran yang terjadi di dalam model (internal flow). Pada simulasi computional flow dynamics sehingga Menghasilkan data analisa modifikasi ducting dengan panjang ducting anaconda 35 m, kecepatan aliran fluida dalam pipa 5,45 m/s, jenis aliran fluida laminar dengan Re 399
Tidak tersedia versi lain