Tugas Akhir Sarjana
Pra-Rancangan Pabrik Pakan Ikan Dari Limbah Ikan dan Tandan Kosong Kelapa Sawit Kapasitas 160.000 Ton/Tahun
Ketersediaan pabrik pakan ikan lokal dapat menjadi salah satu upaya dalam penyelesaian persoalan pakan ikan di Indonesia. Beberapa bahan alternatif yang dapat digunakan sebagai bahan baku dalam formulasi pakan ikan ialah limbah ikan dan Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS). Pabrik ini direncanakan didirikan di Kawasan Industri Lampung (KAIL) pada tahun 2023 berdasarkan ketersediaan bahan baku, sarana transportasi yang memadai serta tenaga kerja yang ada. Pabrik ini akan dioperasikan selama 330 hari dengan kapasitas 160.000 ton/tahun dengan jumlah karyawan 115 orang. Bahan baku yang digunakan adalah limbah ikan dan Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS). Dengan proses inti yaitu pre-treatment TKSS yang berupa pencucian, dan eliminasi lignin pada tangki pre delignifikasi pada suhu 30 C, crushing, penyaringan, serta eliminasi lignin lanjutan pada suhu 50 C pada tangki delignifikasi. Selain itu, limbah ikan juga dilakukan pre treatment dengan pencucian, penghancuran dan pengeringan. Lalu, tahapan formulasi pada tangki mixing lalu dipanaskan pada suhu 95 C, serta dilakukan pembentukan di extruder pada suhu 120 C, dan yang terakhir tahapan pengeringan serta coating. Pabrik ini dilengkapi utilitas berupa penyedia saturated steam, pengolahan air, dan listrik. Analisa kelayakan pendirian pabrik menggunakan analisa ekonomi dengan modal kapital total sebesar Rp 1.336.400 juta nilai titik impas (BEP) berada pada 57,6% dengan Internal Rate of Return (IRR) sebesar 12,09% dan Minimum Payback Period (MPP) selama 4 tahun 5 bulan, serta nilai Net Cash Flow Present Value (NCFPV) pada bunga bank sebesar Rp 1.336.400 juta (positif). Sehingga berdasarkan analisis ekonomi yang diperoleh, Pra-rancangan Pabrik pakan ikan ini layak
Tidak tersedia versi lain