MUHAMAD RUSLI ASWANDI - Nama Orang;
Seiring pertumbuhan lalu lintas yang semakin meningkat dan tidak diimbangi dengan pertumbuhan ruas jalan yang ada menyebabkan masalah kemacetan dan rawan terjadinya kecelakaan di ruas (perlintasan) maupun simpang. Kondisi tersebut terjadi pula pada perlintasan KA di stasiun Citayam, perlu adanya evaluasi dan Analisa kinerja simpang dan perlintasan KA di stasiun Citayam agar dapat menetukan berbagai alternatif untuk mengatasi kemacetan yang terjadi pada lokasi.
Analisa terkait simpang tiga yang ada di perlintasan KA di stasiun Citayam dilakukan berdasarkan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Perhitungan dilakukan berdasarkan data yang didapatkan pada survei lapangan yaitu arus lalu lintas pada simpang dan ruas, kondisi lingkungan dan geometrik.
Oleh karena itu alternatif berupa penambahan lebar jalur yang semula 7 meter menjadi 10 meter hal ini cukup menaikan derajat kejenuhan yang semula 0,77 dengan tingkat pelayanan atau LoS yaitu D dan tundaan yang terjadi saat penutupan pintu palang kereta sebesar 72,5 det/kend, menjadi 0,70 dengan tingkat pelayanan atau LoS yaitu C, serta alternatif lain yaitu berupa pembangunan perlintasan tidak sebidang.
Kata kunci : Kemacetan, Perlintasan Sebidang, Lalulintas
| # | Lokasi | No. Panggil | Kode Eksemplar | Status |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Perpustakaan ITI | SP 2023 009 | SP2023009 | Tersedia |
| 2 | Perpustakaan ITI | SP 2023 009 | SP2023009-CD | Tersedia |
Tidak Ada Data