Tugas Akhir Sarjana
PENGARUH KEBERADAAN UANG MUKA PADA KEUNTUNGAN PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI
Pelaksanaan proyek konstruksi pada kenyataannya sering terjadi ketidaksesuaian
dengan target yang telah dibuat sebelum proyek dilaksanakan. Ketidaksesuaian ini dapat
menyebabkan permasalahan dalam pengelolaan keuangan proyek. Apabila pemberi
kontrak kerja konstruksi menghendaki penyelesaian proyek yang lebih cepat
dibandingkan waktu normal, dalam hal ini kontraktor harus melakukan percepatan
dengan crash program sehingga pekerjaan dapat terselesaikan sesuai waktu yang
diinginkan pemilik proyek. Tabel cash flow proyek adalah sebuah tabel yang menyajikan
aliran masuk dan keluar dana selama periode waktu tertentu dalam suatu proyek. Cash
flow menggambarkan pergerakan uang dari dan ke proyek, termasuk penerimaan
pendapatan dan pengeluaran biaya.
Pada studi ini, data dikumpulkan melalui wawancara dengan kontraktor. Data yang
dikumpulkan meliputi biaya pelaksanaan proyek konstruksi, waktu pelaksanaan proyek,
dan keuntungan yang diperoleh dari proyek konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk
membandingkan tiga jenis proyek konstruksi berdasarkan penggunaan uang muka dan
termin pembayaran: (1) proyek tanpa uang muka dan tanpa termin, (2) proyek dengan
uang muka dan termin, dan (3) proyek dengan uang muka dan tanpa termin.
Dengan nilai kontrak proyek yang sama dan durasi waktu pekerjaan yang sama,
proyek dengan keuntungan terbesar adalah proyek yang menggunakan uang muka dan
termin serta pinjaman yang paling kecil sehingga mempunyai risiko yang paling rendah
dengan keuntungan paling besar di antara ketiga jenis pembayaran proyek.
Kata Kunci: Cash flow, termin, uang muka, nilai kontrak
Tidak tersedia versi lain