Tugas Akhir Sarjana
ANALISIS MANUVER PADA PEMISAH 150 KV DI GARDU INDUK SERPONG
Gardu Induk (GI) merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari saluran transmisi
distribusi listrik. GI adalah suatu sistem tenaga yang dipusatkan pada suatu tempat berisi saluran
transmisi dan distribusi, perlengkapan hubung bagi, transformator, dan peralatan pengaman
serta peralatan kontrol. Di dalam sebuah GI terdapat beberapa peralatan salah satunya
Disconnecting Switch atau saklar pemisah (PMS) yaitu suatu peralatan sistem tenaga listrik
yang berfungsi sebagai saklar pemisah rangkaian tanpa arus beban (memisahkan peralatan
listrik dari peralatan lain yang bertegangan), dimana pembukaan atau penutupan PMS ini hanya
dapat dilakukan dalam kondisi tanpa beban. Pada saat pemeliharaan Gardu Induk (GI), saklar
pemisah (PMS) memegang peranan yang sangat penting karena saklar pemisah tersebut
menyatakan secara visual bahwa suatu peralatan listrik sudah bebas dari tegangan kerja
sehingga aman untuk dilakukan manuver ataupun pemeliharaan. Pemeliharaan 2 tahunan yang
dilakukan di gardu induk serpong menghasilkandata yang lebih baik dibandingkan 2 tahun lalu
seperti hasil pengukuran tahanan kontak pada tahun 2019 fasa R=14 µΩ, S=22 µΩ, T=21 µΩ
setelah dilakukan pemeliharaan di tahun 2021 pengukuran menghasilkan data lebih baik
dibandingkan 2 tahun lalu yaitu fasa R=12 µΩ, S=10 µΩ, T=20 µΩ ini disebabkan kebersihan
pada pemisah atau adanya benda asing yang dapat menyebabkan muncul karat pada kontak yang
dapat mengurangi keakuratan pada alat uji pada saat pengujian, dengan kata lain bahwa
pemeliharaan bertujuan untuk mengurangi kesalahan dan ketidak optimalan pada pemisah
seperti tahanan kontak, tahanan pentanahan, tahanan isolasi dan kecepatan pada saat membuka
dan menutup agar bekerja sesuai yang diharapkan pada alat tersebut.
Kata kunci: Gardu Induk (GI), Pemisah (PMS), Pemeliharaan, Tahanan Kontak, Tahanan
Isolasi, Tahanan Pentanahan.
Tidak tersedia versi lain