Tugas Akhir Sarjana
Kajian Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Pesisir di Kabupaten Sukabumi
Wilayah pesisir merupakan wilayah yang penting tapi rentan terhadap gangguan dan mudah
berubah baik dalam skala temporan maupun spasial. Perubahan di wilayah pesisir ini dipicu
karena adanya berbagai kegiatan seperti industri, perumahan, transportasi, pelabuhan, dan
pariwisata. Kecamatan Palabuhanratu merupakan salah satu kecamatan yang memiliki
wilayah pesisir tepatnya di Desa Citepus, Desa Palabuhanratu, dan Desa Citarik.
Pengembangan dan pemanfaatan pada wilayah pesisir di Kecamatan Palabuhanratu sangat
pesat, dikarenakan Kecamatan Palabuhanratu yang merupakan ibukota dari Kabupaten
Sukabumi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kesesuaian pemanfaatan ruang/pola
ruang eksisting terhadap RTRW Kabupaten Sukabumi dan RZWP-3-K Provinsi Jawa Barat
serta strategi dalam pengendalian ketidaksesuaian yang terjadi. Teknik analisis yang
digunakan yaitu analisis kebijakan dan analisis overlay untuk mengetahui ketidaksesuaian
yang terjadi. Hasil penelitian menunjukan penggunaan lahan eksisting pada lokasi studi
didominasi oleh perkebunan, sedangkan rencana pola ruang terbesar berdasarkan RTRW
Kabupaten Sukabumi adalah kawasan hortikultura. Kesesuaian penggunaan lahan eksisting
dengan rencana pola ruang RTRW ditemukan 55,56 persen sudah sesuai, 41,98 persen belum
sesuai, dan 2,46 persen tidak sesuai.
Kata Kunci: Pesisir, Pemanfaatan Ruang, Ketidaksesuaian, Kecamatan Palabuhanratu
Tidak tersedia versi lain