Tugas Akhir Sarjana
Perancangan Sistem Hybrid Pembangkit Tenaga Surya dan Angin Pada Bangunan Tinggi
Sebagai negara tropis dengan potensi besar dalam energi terbarukan, Indonesia
masih menghadapi keterbatasan dalam pemanfaatan energi angin dan surya pada
bangunan tinggi. Penelitian ini bertujuan merancang sistem hybrid PLTS dan PLTB
untuk apartemen Akasa Pure Living BSD pada ketinggian 65m. Proses pengambilan
data pada apartemen yaitu mencari intensitas cahaya dan kecepatan angin menggunakan
sensor LDR dan sensor anemometer dengan bantuan simulasi HOMER. Menunjukkan
desain dengan 3 panel surya (20 WP masing-masing) dan 2 turbin angin, serta konverter
600 watt. Investasi awal sebesar Rp10.772.135 dengan total biaya NPC Rp37.880.205
dan biaya energi (COE) Rp618/kWh. Faktor rasio energi terbarukan (REN frac)
mencapai 0,73. Namun, pengukuran lapangan selama 6 hari menunjukkan NPC
Rp54.020.410, COE Rp932/kWh, dan REN frac 0,54. Perbedaan ini menunjukkan
variasi antara estimasi HOMER dan kondisi lapangan yang dinamis. COE real lebih
tinggi sekitar 48,78% dibandingkan estimasi HOMER, mengindikasikan perlunya
antisipasi terhadap variasi lingkungan.Sistem ini berpotensi mengurangi ketergantungan
pada energi konvensional dan meningkatkan keberlanjutan energi di apartemen.
Kata kunci: Sistem Hybrid, Energi Terbarukan, PLTS, PLTB, HOMER.
Tidak tersedia versi lain