Tugas Akhir Sarjana
Prarancangan Pabrik Gliserol Monostearat Kapasitas 15.000Ton/Tahun
Perkembangan industri di Indonesia mengalami peningkatan yang sangat pesat daritahun ke tahun, khususnya dalam industri kimia. Salah satunya Gliserol Monostearatmerupakan suatu senyawa organik yang banyak digunakan dalam industri makanan, kosmetik,dan farmasi, terutama dalam industri bakery, Gliserol Monostearat digunakan sebagaipengemulsi untuk menjaga kestabilan emulsi dan menurunkan tegangan permukaan sehinggatekstur makanan semakin baik. Konsumsi Gliserol Monostearat di Indonesia diproyeksikanmencapai 13.470 ton hingga tahun 2027. Hal ini dapat menjadi peluang pendirian pabrikGliserol Monostearat dalam mengurangi angka impor dan menambah devisa negara denganmeningkatkan ekspor. Pabrik Gliserol Monostearat dirancang dengan kapasitas 15.000 ton pertahun. Bahan baku yang digunakan untuk memproduksi Gliserol Monostearat adalah Gliseroldan Asam Stearat dengan katalis Sodium Hidroksida. Pabrik ini akan didirikan di Jalan RayaManyar KM 11 Manyarejo, Manyar Sido Rukun, Manyar, Gresik, Jawa Timur yangdioperasikan secara kontinyu. Proses produksi Gliserol Monostearat pada pabrik ini terdapatdua tahapan utama yaitu reaksi dan pemurnian. Pada Esterification Reactor (CSTR)akanterjadi reaksi esterifikasi pada suhu 250oC dan tekanan 3,4 atm dengan kondisi operasiisotermal hingga terbentuk Gliserol Monostearat. Untuk tahapan pemurnian, GliserolMonostearat dipisahkan dari Gliserol, Asam Stearat dan Sodium Hidroksida sebagai produksamping menggunakan metode kristalisasi 2 tahap pada suhu 125 oC dan 90oC dengan tekanan1 atm hingga kemurnian Gliserol Monostearat 91,8% dan disimpan kedalam tangkipenampung produk. Pabrik Gliserol Monostearat membutuhkan unit utilitas diantaranya air,listrik, dan bahan bakar solar. Kebutuhan air berasal dari air Kawasan JIIPE sebanyak 19.107liter/jam untuk kebutuhan start-up dan 960 liter/jam untuk kebutuhan kontinyu. Kebutuhanlistrik berasal dari PLN mencapai 161 kWh. Kebutuhan bahan bakar solar berasal dari PT.Pertamina sebesar 50 liter/jam. Bentuk badan hukum perusahaan ini adalah PerseroanTerbatas (PT) dengan struktur organisasi yang dipakai adalah sistem garis dan staf.Perusahaan ini dipimpin oleh seorang direktur dengan jumlah karyawan 164 orang. Karyawanterdiri dari karyawan shift dan karyawan non-shift yang bekerja sesuai dengan jam kerja.Pabrik ini beroperasi selama 330 hari dalam satu tahun. Berdasarkan hasil analisa ekonomiyang dilakukan dengan suku bunga bank sebesar 10% adalah sebagai berikut:
a. Total Capital Investment = Rp 337.000.000.000
b. Modal sendiri (74,80%) = Rp 252.000.000.000
c. Pinjaman Bank (25,20%) = Rp 85.000.000.000
Suku Bunga = 10%
Periode Peminjaman = 5 tahun
d. Break Even Point (BEP) tahun pertama = 56%
e. Minimum Payback Period (MPP) = 5 tahun
f. Internal Rate of Return (IRR) = 28,11%g. Net Cash Flow at Present Value = Rp 420.000.000.000
Berdasarkan hasil analisa ekonomi yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pabrik GliserolMonostearat ini layak untuk didirikan (feasible).
Kata kunci: Gliserol Monostearat, Gliserol, Asam Stearat, Esterifikasi
Tidak tersedia versi lain