Tugas Akhir Sarjana
Evaluasi Pemanfaatan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di Kota Tangerang
Hunian merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia. Namun di Kota Tangerang, akses
masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) terhadap hunian yang layak dan terjangkau
masih terbatas. Cicilan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) per bulan yang berkisar antara 3
– 20 juta rupiah membuat MBR harus menyisihkan lebih dari 40% pendapatannya untuk
menjangkau hunian yang layak. Oleh karena itu, pemerintah menginisiasi pembangunan
rusunawa sebagai solusi meskipun dalam implementasinya menghadapi tantangan berupa
ketidaksesuaian kelompok sasaran penghuni dan ketidakpatuhan terhadap aturan yang
telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemanfaatan rusunawa di
Kota Tangerang, yang mencakup tiga lokasi yaitu Rusunawa Manis Jaya, Rusunawa
Gebang Raya, dan Rusunawa Betet. Metode analisis yang digunakan adalah analisis
statistik deskriptif dengan bantuan aplikasi Statistical Package Sosial Science (SPSS).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat hunian/okupansi rusunawa terisi penuh dan
memiliki daftar tunggu/waiting list. Penelitian juga menemukan adanya penyalahgunaan
unit hunian untuk kegiatan usaha, penggunaan unit yang melebihi kapasitas hunian,
adanya penghuni yang tidak memenuhi kriteria MBR, pemindahan hak sewa kepada
pihak lain, dan lama tinggal yang melebihi batas waktu sewa, yang disebabkan oleh
kurang tegasnya pengelola dan ketidakpatuhan penghuni. Selain itu, hasil penelitian
menunjukkan adanya sistem kelembagaan penghuni yang tidak berjalan dan 25,6%
penghuni tidak pernah terlibat dalam pemeliharaan rusunawa, sehingga menyebabkan
pengelolaan rusunawa menjadi belum efektif. Terdapat pula kesenjangan antara
kebutuhan hunian untuk keluarga dewasa dengan ketersediaan unit hunian yang sebagian
besar diperuntukkan bagi lajang atau keluarga muda. Berdasarkan hasil
evaluasi/penelitian ini, dirumuskan rekomendasi bagi pemerintah diantaranya melakukan
peninjauan ulang terhadap kebijakan biaya sewa, kelompok sasaran, dan batas masa sewa
rusunawa, serta mengembangkan rusunawa di Kota Tangerang sebagai solusi pemenuhan
kebutuhan hunian jangka panjang bagi seluruh lapisan masyarakat.
Kata kunci: hunian, rusunawa, evaluasi pemanfaatan, masyarakat berpenghasilan rendah
Tidak tersedia versi lain