Tugas Akhir Sarjana
Lab Room Automation Berbasis Open Source Home Automation Platform
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan konsumsi energi yang
digunakan di Laboratorium Dasar Sistem Kontrol (DSK), membuat sistem automatisasi
penerangan untuk dapat dikontrol secara otomatis dan manual, membuat sistem akses
kontrol dan notifikasi, membuat sistem temperatur kontrol. Laboratorium merupakan
salah satu prasarana pendidikan yang dapat digunakan sebagai tempat berlatih para
peserta didik dalam memahami konsep-konsep dengan melakukan percobaan dan
pengamatan. Perancangan sistem otomatisasi ruang lab menggunakan komponen seperti
RFID, lampu downlight, smart switch, PZEM-004T, dan komponen sistem otomatisasi
ruang lab lainnya. Metode yang digunakan meliputi perancangan perangkat keras,
perangkat lunak, desain sistem, dan program. Untuk semua sistem di integrasi
menggunakan home assistant. Hasil dari penelitian ini adalah untuk rata-rata tegangan
yang diukur menggunakan PZEM dan alat ukur tegangan pada beban konstan adalah
225,66V dan 224,83V, dengan akurasi pengukuran sebesar 99,63%, sedangkan rata-rata
arus yang diukur menggunakan PZEM dan alat ukur arus pada beban konstan adalah
0,07A dan 0,06A, dengan akurasi pengukuran sebesar 83,33%. Pada beban variabel, ratarata tegangan yang diukur menggunakan PZEM dan alat ukur tegangan adalah 223,69V
dan 223,01V, dengan akurasi pengukuran sebesar 99,76%, sedangkan rata-rata arus yang
diukur menggunakan PZEM dan alat ukur arus adalah 0,493A dan 0,473A, dengan
akurasi pengukuran sebesar 95,77%. Untuk respon waktu kerja input manual rata-rata
0,204 detik, input remote menggunakan 1 jaringan LAN rata-rata 0,36 detik, sedangkan
jika input remote menggunakan jaringan GSM rata-rata 0,443 detik. Nilai ini cukup
responsif untuk kerja di Laboratorium.
Kata Kunci: Laboratorium, Otomatisasi Ruang Lab, Home Assistant
Tidak tersedia versi lain