Tugas Akhir Sarjana
Analisis kesesuaian Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja bedasarkan standar ISO 45001:2018 di PT. XYZ
Dilansir data Badan Pnyelenggara Jaminan Nasional (BPJS) angka kecelakaan kerja yang terjadi
pada tahun 2020 terdapat 221.740 kasus angka kecelakaan kerja. Berikutnya, pada 2021 terdapat
234.370 kasus. Perihal ini menunjukan bahwa penerapan system manajemen keselamatan dan
kesehatan kerja di Indonesia masih sangatlah kurang atau jauh dari yang diharapkan dengan standar
yang ada. PT. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak dibidang Coating yakni “Thermal Spray
Coating Technolgy”. Seiring dengan perkembangan teknologi dan perkembangan dunia industri,
penerapan manjaemen Keselamatan, dan Kesehatan Kerja yang terintegrasi dengan manjemen
perusahaan secara keseluruhan kepada setiap perusahaan dan organisasi sangatlah penting. Dalam
melakukan penelitian, penerapaan metode yang digunakan oleh peneliti ada metode analisis
deskriftif-kualitatif dan kuantitaif. Penelitian yang dijalankan yakni dengn metode statistik dalam
aspek K3 dengan melakukan perhitungan angka kekerapan dan Safety-T-Score. dilakukan
perhitungan angka kecelakaan dengan mencari angka kekerapan kecelakaan. didapatkan bahwa
kecelakaan yang terjadi mengalami kenaikan dari tahun 2022, 2023, dan 2024. Dengan banyaknya
kecelakaan sebesar sebanyak 1 kecelakaan, 1, kecelakaan, dan 3 kecelakaan setiap 1.000.000
dengan peolehan STS dari tahun 2022-2023 sebesar 0,29 menunjukan tidak ada perubahan berarti
dalam mengatasi tingkat kecelakaan, dan nilai STS pada tahun 2023-2024 sebesar 0,1 menunjukan
tidak ada perubahan berarti dalam mengatasi tingkat kecelakaan.
Kata kunci: SMK3, ISO 45001, Thermal Spray Coating Technology
Tidak tersedia versi lain