Tugas Akhir Sarjana
ANALISIS PENGENDALIAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKUDENGANMETODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNING (MRP) UNTUKMEMINIMALKAN BIAYA PT. INDO JAYA EQUIPMENT
PT. Indo Jaya Equipment merupakan salah satu perusahaan yang secara khusus bergerak di bidangindustri otomotif yaitu pembuatan dan modifikasi badan kendaraan. PT. Indo Jaya Equipment salah satumasalah umum yang sering dihadapi oleh perusahaan industri adalah masalah pada persediaan barang. Salah satu cara untuk mengurangi biaya produksi adalah meminimalkan persediaan bahan baku agar
mencapai tingkat yang optimal. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaimana implementasi dari
penggunaan pendekatan Material Requirement Planning (MRP) dalam pengendalian persediaan bahanbaku di PT. Indo Jaya Equipment. Walaupun perusahaan telah melakukan perencanaan pembelian bahanbaku yang menyesuaikan dengan banyaknya order. Perusahaan harus membeli bahan baku kembali yangmembuat biaya pengadaan bahan baku dan biaya penyimpanan menjadi membengkak, ketika hal ini
terjadi, perusahaan harus membeli bahan baku dari supplier lain ketika supplier utamanya tidak memiliki
stok. Hal tersebut bisa membuat produksi menjadi terganggu karena pengiriman bahan baku menjadi
tidak sesuai jadwal. Bahan baku yang dianalisa pada penelitian kali ini adalah Plat besi 4 mmx 1200mmx 2400mm. Metode analisis yang digunakan adalah peramalan penggunakan bahan baku dimasa yangakan mendatang dengan menggunakan metode Least Square, Multiplicative Decomposition, dan TrendAnalysis dengan bantuan software Ms.Excel. Berdasarkan hasil perhitungan nilai error MAD, MSE, danMAPE terkecil, maka metode yang terpilih yaitu metode Multiplicative Decomposition. Danberdasarkan penelitian yang dilakukan didapatkan hasil dari perbandingan 3 teknik lot sizing denganhasil yang paling optimal untuk diterapkan dengan biaya pengeluaran yang mencakup biaya persediaandan biaya penyimpanan yaitu Part Order Quantity (POQ). Persediaan bahan baku dengan frekuensi
kedatangan sebanyak 2 kali sebesar Rp.15.400.000. Dengan tingkat efisiensi selisih sebesar 71%dibandingkan metode perusahaan dengan frekuensi kedatangan sebanyak 7 kali sebesar Rp.53.000.000sehingga dapat direkomendasikan opsi metode pengendalian persediaan bahan baku bagi perusahaanuntuk menghasilkan efisiensi dan meminimalkan total biaya persediaan. Kata Kunci: Material Requirement Planning, Biaya Persediaan, Least Square, Multiplicative
Decomposition, Trend Analysis, lot sizing, Part Order Quantity.
Tidak tersedia versi lain