Tugas Akhir Sarjana
PRA-RANCANGAN PABRIK ETILEN MELALUI PROSES DEHIDRASI ETANOL DENGAN KAPASITAS 80.000 TON/TAHUN
Industri kimia berperan sangat penting dalam upaya peningkatan sektor perekonomian
dalam negeri dan mampu berkontribusi signifikan terhadap hasil perolehan devisa negara dari
impor bahan kimia, sehingga pemerintah terus berupaya mendorong pengembangan industri
kimia dalam negeri. Tujuan didirikan banyak pabrik kimia diharapkan dapat mengurangi
jumlah impor bahan kimia dari negara lain. Indonesia merupakan salah satu negara berkembang
sehingga perkembangan industri kimia sangat penting untuk mencapai struktur ekonomi yang
lebih kuat, mengurangi jumlah bahan kimia yang didatangkan dari negara lain, meningkatkan
kemampuan nasional untuk memenuhi kebutuhan bahan kimia dalam negeri, dan membuka
lapangan kerja bagi penduduk lokal. Salah satu produk industri kimia yang mempunyai angka
kebutuhan yang tinggi baik dalam negeri maupun luar negeri adalah etilen. Tingginya jumlah
permintaan maka dengan pendirian pabrik etilen memiliki peluang besar untuk didirikannya
pabrik etilen di Indonesia dengan kapasitas 80.000 ton pertahunnya.
Pabrik ini direncanakan didirikan di daerah Cilegon, Banten dengan luas 50.000 m2
.
Adapun pendiriannya dimulai pada akhir tahun 2023 dan akan mulai beroperasi pada tahun
2025. Proses yang digunakan pada pabrik etilen dari etanol ini adalah proses dehidrasi etanol
dengan menggunakan katalis ZSM05. Bahan baku etanol di reaksikan didalam fixed bed reactor
dengan katalis ZSM05 pada kondisi 500ºC dan tekanan 5,23 atm untuk menghasilkan etilen
dengan konversi 99% terhadap ethanol. Diperlukan utilitas berupa air sebesar 142.261 kg/jam
yang diperoleh dari Air Produksi PT Krakatau Tirta Industri di Cilegon, listrik 5.153 kWh dari
PLTGU Cilegon dan bahan bakar sebesar 216.335 liter/hari dari PT. Pertamina Patra Niaga
pada proses pembuatan etilen ini.
Perusahaan ini berbadan hukum Perseroan Terbatas (PT) dimana struktur organisasi
yang dipakai adalah garis dan staff. Perusahaan ini dipimpin oleh satu orang direktur utamadengan jumlah karyawan sebanyak 246 orang. Dari hasil analisa ekonomi yang telah dilakukan,
diperoleh:
1. Pembangunan pabrik akan dilakukan selama dua tahun yang dimulai pada akhir tahun
2023, sehingga pabrik dapat beroperasi mulai tahun 2025
2. Total Modal Investasi : Rp7.174.000.000.000
- Modal Pribadi (82%) : Rp5.914.000.000.000
- Pinjaman Bank (18%) : Rp1.260.000.000.000
3. Suku bunga pertahun : 9.00 %
4. Jangka waktu pinjaman : 5 tahun (grace period 1 tahun)
5. Break Even Point (BEP) tahun pertama : 51 %
6. Internal Rate of Return (IRR) : 35,39 %
7. Minimum Payback Period (MPP) : 4 tahun 4 bulan 8 hari
Dari hasil Analisa ekonomi di atas dan di tunjang dengan perekonomian Indonesia yang
stabil dan berkembang, maka pabrik etilen dengan kapasitas 80.000 ton pertahun layak untuk
didirikan.
Tidak tersedia versi lain