Tugas Akhir Sarjana
PENGARUH MEDIA QUENCHING PROSES HARDENING PADA KEKUATAN BAJA KARBON ST41 UNTUK AS RODA BELAKANG YAMAHA AEROX NEW CONNECTED 155 CC
Baja karbon adalah salah satu jenis baja yang terdiri dari unsur besi (Fe) dan karbon (C), dengan besi sebagai unsur utama dan karbon sebagai unsur paduan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode hardening menggunakan air kelapa, air garam, dan oli terhadap kekuatan tarik, impact, kekerasan, serta penerapannya pada sepeda motor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan variasi hardening menggunakan air kelapa, air garam, dan oli. Setiap variasi dilakukan dua kali percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan air garam menghasilkan nilai uji tarik sebesar 428,81 MPa, oli sebesar 367,99 MPa, dan air kelapa sebesar 396,19 MPa. Pada uji impact, air garam memiliki nilai 2.538 j/mm2, oli sebesar 2.645 j/mm2, dan air kelapa memiliki nilai tertinggi sebesar 3.295 j/mm2. Untuk uji kekerasan, air garam menghasilkan nilai 144,5 VHN, oli sebesar 134,6 VHN, dan air kelapa sebesar 165,7 VHN.
Kata Kunci: Baja karbon rendah, kekerasan, tarik, impak, ASTM-E8
Tidak tersedia versi lain