PENGARUH MEDIA PENDINGIN PADA PROSES PERLAKUAN PANAS TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN LAJU KOROSI BAJA NIRKARAT 410 UNTUK APLIKASI SUDU TURBIN | Perpustakaan Institut Teknologi Indonesia
Perpustakaan Institut Teknologi Indonesia

Collection Detail

No image available for this title
Tugas Akhir Sarjana

PENGARUH MEDIA PENDINGIN PADA PROSES PERLAKUAN PANAS TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN LAJU KOROSI BAJA NIRKARAT 410 UNTUK APLIKASI SUDU TURBIN

Rahmad Fajariyanto - Nama Orang; Dr. Eng Muhammad Kozin, ST, M.Si - Nama Orang;

Penelitian ini menganalisis pengaruh media pendingin (pendinginan udara, oli,
air panas) pada proses perlakuan panas baja tahan karat 410 untuk aplikasi sudu turbin
uap. Perlakuan panas memiliki peran penting dalam memperbaiki distribusi karbon dan
kromium dalam matriks martensitik, sehingga memperkuat struktur material sekaligus
mengurangi risiko retak dan korosi. Benda kerja dipanaskan pada suhu 955°C selama
30 menit, kemudian didinginkan dengan berbagai media pendingin, dan selanjutnya
tempering pada suhu 480°C selama 60 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
pemilihan media pendingin sangat mempengaruhi sifat material baja tahan karat 410,
di mana pendinginan menggunakan oli diikuti oleh pendinginan pada suhu ruang
terbukti sebagai perlakuan optimal dengan laju korosi terendah sebesar 1,942 mpy, serta
keseimbangan unggul antara kekerasan (49,71 HRC) dan keuletan (elongasi 10,97%).
Proses perlakuan panas ini mengoptimalkan sifat mekanis dan ketahanan korosi,
sehingga baja tahan karat 410 sangat cocok untuk aplikasi industri berat seperti pada
sudu turbin uap yang menuntut performa tinggi.
Kata Kunci :Laju Korosi, Perlakuan Panas, Baja Tahan Karat 410

Ketersediaan
#LokasiNo. PanggilKode EksemplarStatus
1Perpustakaan ITIMS 2025 020MS2025020Tersedia
2Perpustakaan ITIMS 2025 020MS2025020-CDTersedia
Informasi Detail
Judul Seri -
No. Panggil MS 2025 020
Penerbit TEKNIK MESIN (2025)
Deskripsi Fisik -
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN -
Klasifikasi NONE
Tipe Isi -
Tipe Media -

Tidak Ada Data


Chat via WhatsApp
Menu