Tugas Akhir Sarjana
PERANCANGAN BANGUNAN GEDUNG PUSAT INFORMASI KAWASAN SITUS CAGAR BUDAYA DEPOK LAMA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR KOLONIAL BELANDA
Depok Lama merupakan kawasan bersejarah yang memiliki nilai penting dalam sejarah kolonial di Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Barat. Keberadaan bangunan peninggalan kolonial Belanda seperti gereja, sekolah, dan rumah tinggal bergaya Eropa menjadikan kawasan ini sebagai salah satu situs cagar budaya yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata sejarah dan edukasi budaya. Namun, keterbatasan informasi serta kurangnya sarana pendukung menjadikan pelestarian dan pemanfaatan kawasan ini belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah bangunan Pusat Informasi Cagar Budaya Depok Lama yang mampu mengakomodasi fungsi edukasi, pelestarian, dan promosi kawasan bersejarah tersebut. Pendekatan arsitektur kolonial Belanda digunakan dalam perancangan bangunan untuk menjaga keselarasan visual dengan lingkungan sekitar serta memperkuat nilai historis kawasan. Selain itu, prinsip arsitektur tropis juga diterapkan untuk menyesuaikan desain dengan kondisi iklim setempat, sehingga tercipta kenyamanan termal dan efisiensi energi. Desain bangunan pusat informasi ini diharapkan dapat menjadi ruang publik yang inklusif, edukatif, dan menarik bagi pengunjung serta masyarakat lokal. Dengan hadirnya pusat informasi ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya pelestarian warisan budaya Depok Lama meningkat, sekaligus mendorong pengembangan kawasan sebagai destinasi wisata berbasis sejarah dan budaya. Perancangan ini tidak hanya bertujuan menciptakan sarana informasi, tetapi juga sebagai simbol revitalisasi identitas lokal yang berakar kuat pada sejarah, budaya, dan arsitektur kolonial yang khas.
Kata Kunci : Perancangan Bangunan Gedung, Pusat Informasi, Kawasan Wisata, Depok Lama, Arsitektur Kolonial Belanda
Tidak tersedia versi lain