Tugas Akhir Sarjana
PRA RANCANGAN PABRIK ASAM AKRILAT DARI OKSIDASI PROPILEN DENGAN KAPASITAS 100.000 TON/TAHUN
Asam akrilat merupakan bahan kimia pemting yang digunakan secara luas dalam
berbagai industri seperti cat, perekat, tekstil, plastik dan superabsorbent polimer. Karena
penggunaan asam akrilat sangat luas di berbagai industri, maka kebutuhan asam akrilat juga
akan terus meningkat setiap tahunnya. Namun, hingga saat pabrik asam akrilat di Indonesia
hanya terdapat 1 pabrik dan masih bergantung pada impor guna memenuhi kebutuhan asam
akrilat. Kondisi ini menciptakan peluang besar untuk mendirikan pabrik asam akrilat guna
mengurangi ketergantungan impor dan memperkuat kemandirian industri kimia nasional.
Berdasarkan analisa pasar, peluang pendirian pabrik mencapai 403.917 ton/tahun.
Pabrik asam akrilat ini dirancang dengan kapasitas 100.000 ton/tahun dan direncanakan
beroperasi pada tahun 2027, berlokasi di Kawasan Industri Cilegon Jalan Brigadir Jenderal
Katamso, Desa Gunungsugih, Kec. Ciwandan, Kota Cilegon, Provinsi Banten. Proses reaksi
dilakukan dengan oksidasi 2 tahap, tahap pertama oksidasi propilen dengan bantuan katalis
molybdenum, cobalt dan bismuth untuk menghasilkan akrolein dengan konversi 90% dalam
reaktor 1 fix bed multitube, tahap kedua oksidasi akrolein dengan bantuan katalis molybdenum
dan vanadium untuk menghasilkan asam akrilat dengan konversi 95% dalam reaktor 2 fix bed
multitube. Produk dari reaksi tersebut kemudian dimurnikan melalui kolom distilasi fraksinasi
untuk memperoleh asam akrilat murni 99,6%.
Bentuk badan hukum perusahaan ini adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan struktur
organisasi yang dipakai adalah sistem garis. Perusahaan Ini dipimping oleh seorang direktur
dengan jumlah karyawan 156 orang. Karyawan terdiri dari karyawan shift dan karyawan non
shift. Pabrik ini beroperasi selama 330 hari dalam satu tahun. Kelayakan didirikannya pabrik
anilin didasarkan pada nilai Net cash Flow Present Value (NCF PV), Minimum PaybackPeriode (MPP) dan Internal Rate of Return (IRR) yang telah diperhitungkan. NCFPV di tahun
ke-10 sebesar Rp 7.718.245.045.089 MPP nya selama 4 tahun 6 bulan dan IRR nya sebesar
32,65% yang mana lebih besar dari pada suku bunga bank yaitu 10%. Berdasarkan hasil analisa
ekonomi yang dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa pabrik asam akrilat ini layak untuk
didirikan (feasible).
Kata kunci : asam akrilat, oksidasi propilen, oksidasi akrolein, layak
Tidak tersedia versi lain