Tugas Akhir Sarjana
Analisa Unjuk Kerja Pengujian Prototype PLTP 3MW BPPT Kamojang, Garut
Penelitian ini menganalisis unjuk kerja prototype Pembangkit Listrik Tenaga Panas
Bumi (PLTP) 3 MW BPPT Kamojang, Garut, Indonesia. PLTP ini dirancang untuk
memanfaatkan potensi panas bumi Indonesia yang melimpah sebagai sumber energi
terbarukan. Analisis dilakukan untuk mengevaluasi kinerja dan efisiensi sistem
dalam menghasilkan energi listrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya
listrik yang dihasilkan hanya 2,1 MW, lebih rendah dari kapasitas desain 3 MW.
Penurunan kinerja ini disebabkan oleh beberapa faktor utama, tekanan uap yang
masuk ke turbin hanya 5,1 bar (lebih rendah dari desain 6,5 bar) yang
mengindikasikan suplai uap dari sumur produksi tidak mencukupi; suhu kondensor
terukur 61℃ (lebih tinggi dari desain 55℃) akibat volume air pendingin yang tidak
memadai, menyebabkan peningkatan tekanan balik pada turbin; dan efisiensi
mekanik turbin yang masih rendah akibat kehilangan energi tambahan. Akibatnya,
efisiensi keseluruhan pembangkit mencapai 29,1%. Temuan ini menyoroti area
krusial untuk perbaikan dan optimasi, khususnya pada aspek aliran uap,
pengelolaan laju aliran air pendingin, dan efisiensi turbin, untuk mencapai kapasitas
daya yang direncanakan.
Kata Kunci: PLTP, panas bumi, unjuk kerja, siklus Rankine, efisiensi termal
Tidak tersedia versi lain