Tugas Akhir Sarjana
MONITORING KEAMANAN LANTAI JEMBATAN BERBASIS WIRELESS SENSOR NETWORK
Jembatan merupakan salah satu bangunan infrastruktur yang sangat penting, oleh
karena itu jembatan memiliki banyak manfaat mulai dari pemerataan pembangunan,
meningkatkan taraf sosial, hingga meningkatkan aktivitas perekonomian suatu daerah.
Structure Health Monitoring System (SHMS) merupakan salah satu sistem yang
digunakan untuk memonitor dan mendeteksi kerusakan pada suatu struktur seperti lantai
jembatan. Pada tugas akhir ini dibuat simulasi SHMS Monitoring Keamanan Lantai
Jembatan Berbasis Wireless Sensor Network. Pada simulasi SHMS ini digunakan
sebuah maket jembatan dengan ukuran dimensi lantai 1000x300x2 mm yang sudah di
modeling dengan software midas civil, dimana batasan nilai pada modeling lantai
jembatan 221,17 microstrain untuk regangan dan 22,21 mm untuk lendutan. Alat ini
menggunakan Input dari sensor regangan dan sensor lendutan. Besaran fisik regangan
dan lendutan tersebut diukur dengan menggunakan Module strain gauge Y3, yaitu grid
metal-foil yang tipis yang dilekatkan pada permukaan dari lantai jembatan. Untuk
lendutan sensor jarak VL53L0x yang dipasang di bawah lantai jembatan dapat
mendeteksi beban arah Z dikarenakan oleh beban yang berada di lantai jembatan. Untuk
sistem Wireless Sensor Network (WSN) menggunakan sebuah mikrokontroler yaitu
nodeMCU ESP 8266. Artinya sistem monitoring dari hasil pengukuran dapat dengan
mudah diketahui dan dipantau oleh setiap orang. Keluaran informasi monitoring ini akan
ditampilkan pada webserver ubidots. Pada pengukuran monitoring jembatan ini
menghasilkan nilai sensor regangan 182,86 microstrain dan sensor lendutan 21 mm,
dimana angka yang didapat masih dibawah nilai batas monitoring keamanan lantai
jembatan.
Kata kunci: Monitoring jembatan, NodeMCU ESP8266, Strain Gauge, Sensor Jarak,
Ubidots.
Tidak tersedia versi lain