Tugas Akhir Sarjana
OPTIMALISASI ERGONOMIC ASSESSMENT DENGAN PENDEKATAN HUMAN FACTOR UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI KERJA DI PT XYZ
Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalisasi penilaian ergonomi di lingkungan kerja PT XYZ
melalui pendekatan human factor yang terintegrasi, dengan menggunakan lima metode utama yaitu Rapid
Entire Body Assessment (REBA), Ovako Working Posture Analysis System (OWAS), pengukuran
intensitas pencahayaan (lux meter), pengukuran suhu kulit (skin temperature measurement), dan
pemantauan detak jantung (heart rate monitoring). Studi ini dilakukan terhadap lima pekerja dengan
karakteristik aktivitas kerja yang bersifat repetitif dan berdurasi tinggi, terutama pada bagian produksi dan
pengemasan. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja memiliki skor REBA dalam
kategori risiko sedang hingga tinggi (4–10), serta skor OWAS sebesar 3 yang menandakan perlunya
tindakan perbaikan dalam waktu dekat. Intensitas pencahayaan di beberapa titik kerja tidak memenuhi
standar SNI (300–500 lux), sementara suhu kulit dan denyut jantung mengalami peningkatan selama
aktivitas berlangsung, yang mengindikasikan beban kerja fisiologis. Analisis korelasi antar metode
menunjukkan keterkaitan antara postur kerja yang tidak ergonomis dengan pencahayaan rendah serta
peningkatan indikator fisiologis. Berdasarkan temuan tersebut, disusun rekomendasi ergonomis berupa
modifikasi stasiun kerja, pengadaan alat bantu angkat, perbaikan pencahayaan, serta pelatihan postur kerja
untuk meningkatkan efisiensi dan menurunkan risiko musculoskeletal disorders (MSDs).
Kata Kunci: Ergonomi, Human Factor, REBA, OWAS, Pencahayaan, Suhu Kulit, Detak Jantung, Risiko
Kerja, Efisiensi, Musculoskeletal Disorders
Tidak tersedia versi lain