Tugas Akhir Sarjana
PEMODELAN TARIKAN PERJALANAN PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS/KEJURUAN DI KOTA TANGERANG SELATAN (STUDI KASUS : SMAN 11 TANGERANG SELATAN, SMKN 4 TANGERANG SELATAN, SMK LETRIS INDONESIA)
Kemacetan lalu lintas di sekitar sekolah-sekolah di Tangerang Selatan kerap
terjadi pada jam sibuk pagi dan sore akibat tingginya volume kendaraan pribadi,
kendaraan umum, dan antar jemput. Kondisi jalan yang sempit dan lokasi sekolah yang
dekat pemukiman memperparah kemacetan, sehingga mengganggu kelancaran mobilitas
dan kualitas lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa pemodelan tarikan
perjalanan murid, guru dan karyawan yang terjadi di kawasan sekolah untuk jenjang
Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/K) di kota Tangerang Selatan (SMKN 4
Tangsel, SMAN 11 Tangsel dan SMK Letris Indonesia).Penelitian ini bertujuan
memodelkan tarikan perjalanan untuk mengetahui pengaruh aktivitas sekolah terhadap
kemacetan lalu lintas. Metode yang digunakan adalah survei dengan data sekunder seperti
jumlah siswa, guru, luas lahan sekolah, Luas Lahan parkir, Ruang Kelas dan Luas Lantai.
Pendekatan penelitian ini bersifat kuantitatif dengan pengumpulan data melalui
kuesioner. Analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda menggunakan SPSS
25.0. Hasil penelitian pada SMKN 4 Tangsel, SMK Letris Indonesia, dan SMAN 11
Tangsel menghasilkan model tarikan perjalanan dinyatakan dengan rumus YSMDS =
515.196 + 0.100 (16890) = 2204 perjalanan/hari, dengan nilai korelasi 0,799 dan
koefisien determinasi 0,638. Faktor utama yang berpengaruh adalah variable X3 (Luas
Lahan Sekolah) dengan besaran trip rate yang dihasilkan adalah 13 pergerakan orang per
100 m².
Kata Kunci : Tarikan Perjalanan, Analisis Regresi Linear Berganda, Sekolah, Trip Rate
Tidak tersedia versi lain