Riezky Muhammad Fadhlurrahman S - Nama Orang; Ir. Nur Hakim, S.T., MCE, IPM - Nama Orang;
Penelitian ini membahas kinerja Gerbang Tol Limo Utama (Cijago), bagian dari jaringan
JORR 2, yang bertujuan untuk mengurangi kemacetan dan menyediakan rute alternatif
yang strategis bagi kendaraan menuju Jakarta. Studi ini menggunakan Metode Kapasitas
Gerbang Tol untuk menganalisis antrian dan sistem gerbang tol di Gerbang Tol Limo
Utama. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab kinerja sistem antrian yang
tidak optimal selama jam sibuk, menilai kondisi lalu lintas, dan mengusulkan rencana
alternatif untuk mengatasi kemacetan lalu lintas. Volume kendaraan yang melewati
Gerbang Tol Limo Utama menunjukkan fluktuasi yang signifikan, terutama pada jam
sibuk, terutama pada hari kerja, terutama pada hari Senin dan Jumat. Kapasitas layanan
di Gerbang Tol Limo Utama adalah 2.091 kendaraan/jam untuk arah Cinere–Krukut dan
1.988 kendaraan/jam untuk arah Krukut–Cinere. Hasil analisis menunjukkan bahwa
volume kendaraan melebihi kapasitas jalur maksimum selama jam sibuk, yang
menyebabkan antrian panjang di kedua arah. Arah Cinere-Krukut mencatat volume
puncak 2.544 kendaraan/jam, menghasilkan antrian hingga 3.554 kendaraan (± 4,15 km)
dengan waktu tunggu ± 69 menit. Arah Krukut-Cinere mencatat volume puncak 2.480
kendaraan per jam dan antrian hingga 2.421 kendaraan (± 3,39 km) dengan waktu tunggu
± 56 menit. Penulis menyarankan bahwa sistem semi tertutup (hybrid), yang mencatat
titik masuk dan keluar secara digital, adalah solusi yang paling tepat untuk jaringan jalan
tol bercabang seperti Cijago, karena lebih fleksibel dan efisien.
Kata kunci: Kapasitas Gardu Tol, Antrian, Fluktuasi besaran
| # | Lokasi | No. Panggil | Kode Eksemplar | Status |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Perpustakaan ITI | SP 2025 034 | SP2025034 | Tersedia |
| 2 | Perpustakaan ITI | SP 2025 034 | SP2025034-CD | Tersedia |
Tidak Ada Data