Tugas Akhir Sarjana
PENGARUH ARAH PENCETAKAN TERHADAP KEKUATAN TEKAN MATERIAL STAINLESS STEEL 316L HASIL PENCETAKAN 3D PRINTING
Dalam manufaktur, teknologi additive manufacturing (AM), khususnya dalam pembuatan komponen logam seperti stainless Steel 316L, telah berkembang pesat. Salah satu teknik yang sedang berkembang adalah penempatan logam terikat (BMD), yang menggunakan filamen logam terikat dan memungkinkan pencetakan bagian dengan geometri yang kompleks. Memastikan kualitas mekanik hasil cetak, terutama kekuatan tekan, sangat dipengaruhi oleh parameter proses, termasuk arah pencekatan selama pencetakan.
Hasil uji menunjukkan bahwa orientasi cetakan memengaruhi kekuatan cetakan. Sampel dengan arah cetakan 90° memiliki kekuatan tekan tertinggi sekitar 1320 MPa dengan kekuatan leleh 164,24 MPa. Sampel dengan arah cetakan 45° memiliki kekuatan tekan terendah sekitar 1280 MPa dengan kekuatan leleh 159,26 MPa. Hal ini menunjukkan bahwa mencetak dalam arah yang sama dengan beban dapat membuat material lebih tahan terhadap tekanan.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman yang lebih dalam tentang hubungan antara orientasi pencetakan dan kinerja mekanik material. Serata dapat menjadi referansi dalam mengoptimalkan proses manufaktur aditif untuk meningkatkan kualitas produk akhir, khususnya untuk aplikasi yang membutuhkan ketahanan mekanik tinggi.
Kata Kunci: 3D printing, Bound Metal Deposition, Stainless Steel 316L, arah pencekatan, kekuatan tekan, additive manufacturing
Tidak tersedia versi lain