Printed Book
DESIGN DAN KINERJA METERING DEVICE UNTUK MESIN TANAM SORGUM PRESISI
Produktivitas budidaya sorgum di Indonesia masih menghadapi tantangan dalam hal
efisiensi penanaman, terutama terkait presisi jarak tanam dan penempatan benih.
Penanaman manual atau semi-mekanis sering menghasilkan kerapatan tanam yang tidak
seragam sehingga berdampak pada pertumbuhan dan hasil panen. Penelitian ini bertujuan
untuk merancang dan mengevaluasi kinerja mesin tanam sorgum presisi, dengan fokus
pada pengembangan metering device berbentuk piringan berdiameter 8,5 cm, tebal 2 cm,
kedalaman lubang 0,5 cm, diameter lubang 1 cm, dan jumlah 9 lubang, yang diatur untuk
menghasilkan jarak tanam 20 cm. Metode penelitian meliputi perancangan, pembuatan
prototipe, serta uji kinerja di laboratorium dan lapangan terbatas. Parameter yang diuji
meliputi akurasi jumlah benih, keseragaman jarak tanam, kedalaman tanam, kapasitas
lapang, dan kerusakan benih mengacu pada ISO 7256-1:1984 dan SNI 8701:2019. Hasil
laboratorium menunjukkan keluaran 3–3,3 benih per lubang, sedangkan uji lapangan
3,05–3,1 benih dengan keseragaman baik. Jarak tanam rata-rata 19,06 cm mendekati
target 20 cm, kedalaman tanam 4,85 cm sesuai standar 2–5 cm, kapasitas lapang efektif
0,3 ha/jam, dan persentase lubang kosong 1,9%. Metring device dinyatakan lulus uji dan
layak diaplikasikan. Desain ini memberikan rekomendasi teknis bagi pengembangan
mekanisasi tanam untuk meningkatkan produktivitas sorgum di Indonesia.
Kata Kunci: Mesin Tanam Presisi, Sorgum, Metering Device, Jarak Tanam, Mekanisasi
Pertanian.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain