Tugas Akhir Sarjana
UJI APLIKASI PUPUK BIOSILIKA CAIR DARI ABU BOILER SEKAM PADI YANG DIPERKAYA UNSUR HARA MAKRO DAN WETTING AGENT PADA TANAMAN BAWANG MERAH BIMA BREBES
Indonesia merupakan salah satu negara produsen padi terbesar di dunia. Berdasarkan
data produksi padi nasional pada tahun 2024, diperkirakan hasil samping berupa
sekam mencapai 10,628 juta ton. Hingga saat ini pemanfaatan sekam masih sangat
terbatas, padahal sekam padi dalam bentuk abu memiliki kandungan silika yang tinggi
(>90%). Di bidang pertanian, silika merupakan salah satu unsur hara mikro yang
dibutuhkan tanaman. Penelitian ini menggunakan 3 taraf yaitu F1 = air, F2 = air,
pupuk cair biosilika, dan wetting agent jadam, dan F3 = air, pupuk cair biosilika,
wetting agent jadam, dan pupuk urea dengan pengamatan pada minggu ke 1, 2, 3, dan
4. Penelitian ini melakukan pengulangan sebanyak tiga kali. Pengamatan yang
dilakukan adalah pengamatan kualitatif berupa jumlah daun, tinggi tanaman, dan
jumlah anakan. Hasil yang diperoleh dari uji aplikasi tanaman bawang merah brebes
menunjukan bahwa formulasi F2 lebih baik dalam meningkatkan pertumbuhan
produktivitas tanaman dibanding dengan formulasi F3. oleh karena itu pupuk cair
biosilika dapat di aplikasikan pada tanaman tersebut, namun untuk dosis penggunaan
unsur hara makro (N) tidak sesuai dengan kebutuhan tanaman sehingga tujuan dari
penggunaan unsur hara makro (N) tidak optimal.
Kata Kunci: Abu Boiler, Sekam Padi, Biosilika, Pupuk Cair, Bawang Merah, Hara Makro
Tidak tersedia versi lain