Tugas Akhir Sarjana
PERENCANAAN SISTEM PEMANFAATAN BIOGAS KOTORAN TERNAK SAPI SEBAGAI SUMBER ENERGI LISTRIK ALTERNATIF
Kebutuhan energi semakin hari semakin meningkat, mengingat jumlah populasi manusia juga mempengaruhi jumlah energi yang digunakan seperti energi listrik. Sedangkan untuk konsumsi energi listriknya sendiri masih menggunakan sumber energi konvensional dimana energi yang dihasilkan dibuat dari bahan baku yang berasal dari pembakaran batu bara yang tentunya pada akhirnya akan kehabisan stok di bumi. Berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2006 tentang Kebijakan Energi Nasional, perlu dikembangkan sumber energi alternatif pengganti bahan bakar fosil. Oleh karena itu perlu adanya pemanfaatan dan pengembangan EBT khususnya energi dari biogas. Biogas adalah gas yang dihasilkan dari fermentasi sampah organik. Sampah organik ini dapat dihasilkan dari kotoran pasar atau kotoran ternak (muka). Salah satunya adalah kotoran sapi. Kotoran sapi bila diolah dengan cara digesti menggunakan alat berupa digester dimana bangunan tersebut berfungsi untuk menampung kotoran yang nantinya akan difermentasi sehingga akan menghasilkan biogas. Nantinya, biogas yang dihasilkan dari fermentasi kotoran sapi dapat digunakan sebagai bahan bakar generator yang menggunakan biogas untuk menghasilkan listrik. Di peternakan UD. Bina Sejahtera Mandiri memiliki populasi 250 ekor sapi. Dimana satu ekor berpotensi menghasilkan 25 Kg/hari feses dengan populasi yang ada dapat menghasilkan 6.250 kg/hari feses. berdasarkan perhitungan nilai investasi awal, maka hasil tahap harian adalah UD. Bina Sejahtera Mandiri berpotensi menghasilkan energi biogas sebesar 50 m dan potensi daya yang dihasilkan sebesar 235 kWh/hari. Biaya yang dibutuhkan untuk membuat rencana ini adalah Rp. 104.320.000,- dengan pengembalian selama 20 tahun dihitung dengan dana yang dikeluarkan untuk biaya listrik.
Kata Kunci : biogas, PLTBio, digester, konversi energi biogas
Tidak tersedia versi lain