Tugas Akhir Sarjana
Optimalisasi Produksi Biogas Dengan Menggunakan Sistem Pengaduk Pada Reaktor Fixed Dome di Yayasan al-Bayan
Pemanfaatan limbah kotoran sapi sebagai sumber energi terbarukan melalui proses pengolahan biogas memiliki potensi besar dalam mengurangi ketergantungan pada energi fosil serta mendukung pengelolaan limbah yang ramah lingkungan. Namun, banyak instalasi biogas yang belum mencapai tingkat produksi optimal. Penelitian tugas akhir ini mengusulkan perancangan sistem pengaduk dengan berfokus pada analisis dan upaya optimalisasi produksi biogas melalui penerapan sistem pengaduk pada biodigester. Rancangan sistem pengaduk yang digunakan adalah tipe vertikal dengan spesifikasi bahan poros dan impeller stainless steel AISI 304, panjang poros 1,9 m, Ø 35 mm, 3 buah impeller tipe “paddle blade” dengan pitch 30°C (down pumping) dengan Ø 1,2 m (35% dari diameter biodigester), lebar = 12 cm, ketebalan = 8 mm, motor penggerak: motor listrik 0,5 HP dengan gearbox multi stage rasio 94:1, 15 rpm, torsi 130 N.m. Perancangan sistem pengaduk pada biodigester berhasil dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan teknis dan kondisi operasional di AB Farm, pengukuran efektivitas menunjukkan bahwa penerapan sistem pengaduk memberikan peningkatan produksi biogas secara signifikan dibandingkan kondisi sebelum menggunakan pengaduk. Dengan demikian, sistem pengaduk terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi produksi biogas pada instalasi di AB Farm. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi terhadap pengembangan teknologi pengolahan limbah yang lebih efektif dan berkelanjutan di sektor peternakan.
Kata Kunci: Biogas, Kotoran Sapi, Biodigester, Optimalisasi, Sistem Pengaduk.
Tidak tersedia versi lain